Sejarah Livery Speed Block Yamaha Berwarna Putih Merah

Kompas.com - 29/06/2021, 10:42 WIB
Livery speed block Yamaha dengan warna putih dan merah untuk memperingati 60 tahun balapan di grand prix Dok. Yamaha MotorLivery speed block Yamaha dengan warna putih dan merah untuk memperingati 60 tahun balapan di grand prix

JAKARTA, KOMPAS.com - Tahun 2021, Yamaha merayakan kiprahnya yang ke-60 di balapan grand prix dunia. Salah satu tradisinya adalah penggunaan livery speed block.

Kali ini, livery yang digunakan berwarna putih dan merah. Livery tersebut sudah digunakan pada YZR-M1 yang dikendarai oleh Cal Crutchlow pada sesi tes pra-musim di Sirkuit Losail, Qatar, Maret lalu.

Baca juga: Kilas Balik 60 Tahun Kiprah Yamaha di Ajang Balap Grand Prix Dunia

Dikutip dari global.yamaha-motor.com, Selasa (29/6/2021), livery ini memiliki sejarah yang dimulai pada 1964. Saat itu, Yamaha Motor menurunkan motor balap pertamanya yang dicat putih dengan garis-garis merah.

Livery speed block Yamaha dengan warna putih dan merah untuk memperingati 60 tahun balapan di grand prixDok. Yamaha Motor Livery speed block Yamaha dengan warna putih dan merah untuk memperingati 60 tahun balapan di grand prix

Setelah mundur sementara dari balap Grand Prix pada 1968, Yamaha kembali pada 1973 memulai kampanye baru di kelas 500 cc. Mesin YZR500 (0W20) yang memasuki musim itu juga menampilkan bodi putih dengan garis merah, dan desainnya kemudian menjadi livery tradisional Yamaha.

Melintasi batas dan kategori balap, livery tersebut digunakan tidak hanya di Grand Prix, tetapi juga di seri kejuaraan balap nasional Jepang, dan bahkan di motocross juga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Mengenal Sejarah Livery Speed Block Yamaha

Kemudian di awal 1970-an, Yamaha secara aktif memperkuat tim balapnya di Amerika Serikat untuk menunjukkan keunggulan produknya. Selama periode inilah Kenny Roberts dan legenda Amerika lainnya membalap mesin dengan latar belakang kuning dengan grafis "chain block" berwarna hitam.

Popularitas dan eksploitasi para pebalap Amerika di trek membuat livery ini identik dengan Yamaha di Amerika.

Livery spesial YZR-M1 dengan motif Speed Block untuk merayakan ulang tahun Yamaha ke-50Dok. Yamaha Livery spesial YZR-M1 dengan motif Speed Block untuk merayakan ulang tahun Yamaha ke-50

Kedua livery yang berbeda ini akhirnya dipertemukan di Grand Prix kelas 500 cc pada 1978. Kenny Roberts menggunakan motor balap dengan livery speed block berwarna kuning hitam yang menjadi ciri khasnya.

Sementara rekan setimnya, Johnny Cecotto, menggunakan livery speed block berwarna putih dan merah tradisional Yamaha.

Baca juga: Pengemudi Arogan, Innova Ngotot Lawan Arah hingga Mengancam Memukul

Livery spesial YZR-M1 dengan motif Speed Block untuk memperingati 50 tahun Yamaha di Grand PrixDok. Yamaha Livery spesial YZR-M1 dengan motif Speed Block untuk memperingati 50 tahun Yamaha di Grand Prix

Livery speed block berwarna putih dan merah ini sempat digunakan juga oleh Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo. Rossi pada saat ulang tahun ke-50 Yamaha. Sedangkan Lorenzo, saat memperingati kiprah 50 tahun Yamaha balapan di grand prix.

beberapa kali di MotoGP dalam perayaan khusus Yamaha. Valentino Rossi pernah menggunakannya dan juga Jorge Lorenzo.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X