BEV Toyota Ludes di Indonesia, Tegaskan Komitmen Elektrifikasi

Kompas.com - 21/06/2021, 07:22 WIB
Toyota C+Pod dan Coms DOK. TOYOTA INDONESIAToyota C+Pod dan Coms

JAKARTA, KOMPAS.com - Toyota Indonesia menegaskan tidak anti terhadap pengembangan kendaraan listrik berbasis baterai (Battery Electric Vehicle/BEV) di dalam negeri guna mencapai lingkungan bersih tanpa emisi.

Hanya saja memang strategi produsen besar asal Jepang tersebut pada elektrifikasi di Tanah Air akan dimulai dari mobil hybrid atau hibrida lebih dahulu, sebagaimana dikatakan Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy.

Langkah ini nantinya tidak hanya dengan menjual produk impor. Tetapi produksi secara langsung atau local production, yang rencananya dimulai pada 2022 mendatang.

Baca juga: Toyota Siapkan Generasi Baru Land Cruiser Masuk Pasar Indonesia

Lexus Safety System+ memiliki 4 fitur utama, yakni pre-collision system (PCS), dynamic radar cruise control (DRCC), lane departure alert (LDA), dan adaptive high beam system (AHS).DOK. LEXUS INDONESIA Lexus Safety System+ memiliki 4 fitur utama, yakni pre-collision system (PCS), dynamic radar cruise control (DRCC), lane departure alert (LDA), dan adaptive high beam system (AHS).

"Jadi jangan salah prasangka bahwa Toyota tidak ingin meluncurkan BEV. Tapi memberikan pilihan ke konsumen juga penting, itulah yang kita lihat," ujar dia dalam konferensi virtual belum lama ini.

"Kita sudah punya mulai dari hybrid, plug-in-hybrid (PHEV), sampai BEV lewat merek dagang Lexus, (UX 300e) yang penerimaannya di segmen menengah ke atas cukup baik," lanjut Anton.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di satu sisi, Toyota juga tengah menggelar proyek EV Smart Mobility di Nusa Dua Bali dengan menghadirkan 30 mobil listrik yang terdiri dari 20 unit Toyota Coms, 5 unit Toyota C+Pod, dan 5 unit Toyota Prius PHEV.

Coms dan C+pod merupakan mobil listrik murni terbaru dari Toyota yang seluruhnya ditenagai baterai. Mobil ini dapat digunakan oleh masyarakat dan turis di dalam kawasan terkait supaya mendorong percepatan ekosistem elektrifikasi.

Kemudian melihat permintaan BEV, melalui Lexus UX 300e sendiri, Anton menyebut sudah mulai menjadi satu pilihan menarik bagi segmen medium-high atau premium.

Baca juga: Mobil Diam Terlalu Lama, Ban Bisa Rusak

Toyota C+ Pod kendaraan listrik dua penumpang yang menarik. Kompas.com mencoba di area terbatas meski sangat disayangkan mobil ini tidak dijual di Indonesia Toyota C+ Pod kendaraan listrik dua penumpang yang menarik. Kompas.com mencoba di area terbatas meski sangat disayangkan mobil ini tidak dijual di Indonesia

Sebab dari alokasi 12 unit yang disiapkan hingga akhir tahun ini, sudah habis terjual alias sold out.

"Jadi tidak menutup kemungkinan bahwa kedepannya Toyota akan consider untuk membawa BEV ke pasar tersebut. Tapi jika ditanya sekarang, saya belum bisa menjawab karena masih diskusi dengan prinsipal," ujar Anton.

"Sekali lagi, kami tidak alergi untuk masuk di segmen elektrifikasi manapun sesuai kebutuhannya," lanjut Anton.



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X