Kompas.com - 15/06/2021, 11:12 WIB
Ilustrasi lampu mobil. Autoguide.comIlustrasi lampu mobil.

JAKARTA, KOMPAS.com - Mika atau kaca jadi komponen yang terpasang paling luar pada bagian lampu mobil. Karena letaknya jadi bagian terluar, maka mika lampu mobil rentan kotor, buram, dan mengalami yellowing atau berubah warna jadi menguning.

Perubahan pada mika lampu mobil tersebut terjadi karena masa pemakaian dan kerap terpapar suhu panas baik dari luar maupun dari dalam.

Suhu panas dari dalam dihasilkan oleh sorotan lampu. Sementara sumber panas dari luar akibat kerap terpapar sinar matahari secara langsung. Ini berkaitan dengan perilaku pemilik mobil yang sering memarkir mobilnya tidak di tempat yang teduh.

Baca juga: Skutik Bongsor 250 cc Juni 2021, Forza Diskon Rp 12 Juta

Mengamplas lapisan mika lampu mobil yang sudah buram. Mengamplas lapisan mika lampu mobil yang sudah buram.

Saat mika lampu mobil sudah buram, lampu utama mobil akan dirasa lebih redup dari biasanya. Jika sudah terjadi hal seperti ini, umumnya pemilik mobil terdorong untuk mengganti lampu mobilnya dengan produk aftermarket. Padahal permasalahannya ada pada mika lampu, bukan sumber cahaya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketika dihubungi Kompas.com, Senin (14/6/2021), Andre dari Nur Maras Autolamp menjelaskan bahwa ada proses restorasi mika lampu mobil yang buram jadi kinclong lagi.

"Caranya dengan diamplas dari grade kasar sampai grade halus berurutan dari grade 400, 800, 1.000, 1.500, 2.000, dan 3.000," ungkap Andre.

Setelah selesai diamplas, ada dua cara untuk melakukan finishing. Yang pertama dengan sistem poles 3 tahap mulai dari poles kasar, poles menengah, hingga poles halus menggunakan wax.

Baca juga: Cara Blokir STNK pada Kendaraan yang Sudah Dijual

metode nano burn coating untuk finishing restorasi mika lampu mobil. metode nano burn coating untuk finishing restorasi mika lampu mobil.

Selain sistem poles 3 tahap, ada pula metode finishing yang disebut Nano Burn Coating. Cara ini memanfaatkan uap dari cairan nano coating yang dipanaskan dalam teko khusus.

Corong teko yang mengeluarkan uap diarahkan ke mika lampu yang sudah diamplas.

Andre mengungkapkan, metode Nano Burn Coating memiliki tingkat keawetan yang lebih lama dari sistem poles 3 tahap. Jika mobil dirawat dengan baik dan tidak sering diparkir di bawah sinar matahari langsung, usia nano coating ini bisa bertahan hingga 2 tahun lebih.

Membahas mengenai biayanya, Andre mengatakan restorasi lampu mobil dengan finishing Nano Burn Coating umumnya memiliki tarif sekitar Rp 600.000 untuk sepasang lampunya.  



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X