Kompas.com - 10/06/2021, 12:41 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Minat konsumen terhadap Toyota Raize TSS sangat tinggi. Akibatnya terjadi inden yang panjang mencapai 12 bulan atau 1 tahun.

"Market TSS paling tinggi. Tapi karena terkendala supply, delivery TSS mencapai 8-12 bulan," ujar Operational Manager Auto 2000, Riki Rusdiono kepada Kompas.com di Bandung, belum lama ini.

Baca juga: Tanggapan PO Bus Soal Pengamen dan Pedagang Asongan Masuk ke Kabin

Riki menjelaskan, hingga kini produksi mobil masih terkendala supply part yang mengandung semi konduktor. Kondisi akibat pandemi ini tidak hanya terjadi di Indonesia.

test drive Toyota Raizedok TAM test drive Toyota Raize

Di sisi lain, insentif Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) 0 persen dari pemerintah membuat industri otomotif Indonesia bergairah.

Baca juga: Tim VR46 Tutup Pintu untuk Pebalap di Luar Riders Academy

"Alhamdulillah, kebijakan (insentif pajak) sangat membantu dunia otomotif baik pabrikan ataupun diler. Maret-April sejak ada relaksasi, penjualan otomotif mirip everage penjualan di 2019, sebelum ada pandemi," ucap dia.

Ia berharap kebijakan yang berlaku hingga akhir 2021 ini bisa diperpanjang. Sebab kebijakan yang cukup mendadak ini ini belum bisa diikuti produksi.

Toyota RaizeKOMPAS.com/DIO DANANJAYA Toyota Raize

Seperti diketahui, pemerintah mengeluarkan kebijakan insentif pajak mobil baru dengan beberapa skema. Batas waktu relaksasi 100 persen hingga Mei 2021.

Baca juga: Mobil Sport Mungil Honda Nongkrong di Dreams Cafe Senayan

Kemudian Juni-Agustus 2021 diskon 50 persen, September-Desember 2021 diskon 25 persen. Insentif diberikan begitu konsumen menerima mobilnya.

Untuk itu bagi konsumen yang ingin mendapatkan insentif PPnBM bisa mengalihkan pesanan pada mobil yang tersedia. Mengingat insentif pajak hanya diberikan hingga Desember 2021.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.