Kompas.com - 10/06/2021, 11:12 WIB
Tombol seperti paddle shift di setir memudahkan pengoperasiannya. captured via YoutubeTombol seperti paddle shift di setir memudahkan pengoperasiannya.

JAKARTA, KOMPAS.com – Masih banyak yang menganggap remeh cara memegang setir. Padahal posisi tangan saat mengemudi amat menentukan keselamatan berkendara.

Bintarto Agung, Presiden Direktur Indonesia Defensive Driving Consulting (IDDC), mengatakan, posisi tangan di setir tidak bisa sembarangan.

Menurutnya, ada tata cara yang harus diikuti saat memegang setir untuk meminimalisir risiko saat terjadi kecelakaan.

Baca juga: Alasan Lampu Kabin Mobil Harus Mati Saat Berkendara Malam Hari

 

Ilustrasi pengemudi mobil di jalan. UNSPLASH/takahiro taguchi Ilustrasi pengemudi mobil di jalan.

Ia juga mengatakan, menyetir menggunakan satu tangan dapat mengurangi respons sopir sewaktu mengemudikan mobil. Kondisi ini berefek pada lambatnya proses antisipasi.

"Apabila hanya satu tangan memegang roda kemudi, maka potensi risiko akan meningkat karena kontrol dan komunikasi akan berkurang," ujar Bintarto kepada Kompas.com belum lama ini.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun posisi tangan yang ideal saat memegang lingkar kemudi mobil ini adalah searah dengan posisi jarum jam 9 dan jam 3.

Bintarto menambahkan, menyetir dengan kedua tangan akan membuat distribusi beban menjadi seimbang, dan bisa mengurangi tingkat kelelahan ketimbang pakai satu tangan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X