Bukan Baper, Keselamatan yang Paling Utama di Jalan Raya

Kompas.com - 28/05/2021, 10:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.comMengemudi di Indonesia bisa dibilang harus penuh kesabaran. Sering sekali kelakuan pengguna jalan lain yang membuat hati jengkel bahkan rasanya ingin memberi pelajaran kepada pelanggar aturan.

Misalnya, tidak sedikit pengemudi yang memotong antrean, tidak sabaran dengan menekan klakson, menyalip seenaknya. Bahkan jika diladeni, tidak jarang akan berakhir konflik antara kedua belah pihak yang tentu merugikan keduanya.

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia Sony Susmana mengatakan, membangun mental berkendara yang aman dan selamat sangat sulit dilakukan. Kata sederhananya, jangan terlalu bawa perasaan alias baper di jalan, karena keselamatan adalah yang utama.

Baca juga: Ada yang Baru, Ini Ragam Pelat Nomor yang Berlaku di Indonesia

Video baku pukul, berkelai, berantem antara anggota TNI dengan pengendara mobilBidik Layar Youtube Video baku pukul, berkelai, berantem antara anggota TNI dengan pengendara mobil

“Membangun kesadaran dan kesiapan mental dalam berkendara sangat sulit dilakukan. Butuh proses dan komitmen untuk berubah,” ucap Sony kepada Kompas.com, Kamis (27/5/2021).

Sony mengatakan, kebersamaan, berbagi dan mengalah serta sopan merupakan syarat mutlak yang harus dimiliki pengguna jalan. Jangan merasa ingin cepat sehingga egois di jalanan, ingin didahulukan, padahal jalan milik bersama.

Baca juga: Kenali Ciri-ciri Kerusakan Transmisi pada Mobil Matik

“Masyarakat harus paham atas penggunaan jalan umum, yaitu digunakan hanya untuk mengemudi dan menghilangkan risiko incident sampai accident,” kata Sony.

Selain itu, jika mengedepankan ego dari masing-masing pengguna jalan, pasti ada aturan yang dilanggar. Kemudian, potensi konflik antar pengguna jalan akan besar, seperti yang sering kita lihat di jalanan saat ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.