Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pengendara Motor Hajar Polisi Tidur, Pembonceng Mental ke Aspal

Kompas.com - 11/05/2021, 15:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi tidur menjadi elemen yang hampir selalu ada di jalan raya. Namun, terkadang polisi tidur juga dapat mengurangi kenyamanan pengendara dan membahayakan.

Untuk melewatinya perlu ada kesiapan dari pengemudi agar kondisi berkendara tetap aman.

Jangan sampai seperti video yang diunggah oleh akun instagram Dashcam Owner Indoensia. Dalam rekaman tersebut, terlihat pengendara motor yang memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi.

Sehingga, ketika melewati polisi tidur, pengendara tersebut tidak memiliki kesigapan. Alhasil, karena tidak ada peringatan dari pengendara, pembonceng pun terpental ke aspal.

Baca juga: Daftar Bengkel Mobil yang Buka Saat Libur Lebaran di Solo

Terkait hal ini, Head of Safety Riding Promotion Wahana Agus Sani mengatakan, dalam berkendara ketika berboncengan apalagi menggunakan unit motor tipe sport balap seperti itu memang harus memperhatikan beberapa hal.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Dash Cam Owners Indonesia (@dashcam_owners_indonesia)

“Pertama, pembonceng harus berpegangan dengan pengendara dan postur tubuhnya mengikuti postur tubuh pengendara apalagi dalam kecepatan tinggi,” kata Agus saat dihubungi Kompas.com, Selasa (11/5/2021).

Selain itu, menurut Agus, posisi duduk pembonceng juga penting untuk diperhatikan.

“Lutut harus menjepit pinggul pengendara, dan posisi badan harus rapat karena tempat duduk pembonceng di motor sport balap sangat sempit,” kata dia.

Baca juga: Mudik Dilarang, 381.851 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek hingga H-3

Sementara untuk pengendara, ketika melewati polisi tidur atau jalan yang bumpy, sebaiknya segera kurangi kecepatan.

“Karena posisi duduk penumpang di motor tersebut sangat sedikit, berbeda dengan motor sport tipe touring yang lebih luas. Jadi, saat ada benturan di polisi tidur kemungkinan pembonceng akan terlempar sangat besar, apalagi jika tidak berpengangan,” ujar Agus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.