Hari Pertama Operasi Ketupat 2021, 23.573 Kendaraan Pemudik Diputar Balik

Kompas.com - 07/05/2021, 16:12 WIB
Petugas kepolisian mengarahkan kendaraan pribadi yang melintas di tol Jakarta-Cikampek untuk keluar melalui pintu tol Cikarang Barat 3, Jawa Barat, Kamis (21/5/2020). Pengalihan tersebut sebagai upaya penyekatan gelombang pemudik jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah. ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDIPetugas kepolisian mengarahkan kendaraan pribadi yang melintas di tol Jakarta-Cikampek untuk keluar melalui pintu tol Cikarang Barat 3, Jawa Barat, Kamis (21/5/2020). Pengalihan tersebut sebagai upaya penyekatan gelombang pemudik jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Divisi Humas Polri Irjen (Pol) Argo Yuwono menyatakan, terdapat ribuan kendaraan yang telah diputarbalikkan oleh petugas di pos-pos penyekatan pada hari pertama Operasi Ketupat 2021, Kamis (6/5/2021).

Mereka terjaring di beberapa titik pos penyekatan dengan rincian 12.267 pengendara mobil, 7.352 motor, 2,148 mobil berpenumpang, dan 1.768 kendaraan barang.

"Jadi, total pada hari pertama operasi sebanyak 23.573 kendaraan yang diputarbalikan lantaran diduga ingin melakukan perjalanan mudik," ujar Argo dalam keterangannya, Jumat (7/5/2021).

Baca juga: Posisi Mengemudi yang Aman, Jangan Terlalu Dekat dengan Setir

Kepolisian mengecek pengendara yang masuk ke jalan tol.Dok. PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Kepolisian mengecek pengendara yang masuk ke jalan tol.

Selain itu, dalam giat yang bertepatan dengan larangan mudik Lebaran tersebut polisi juga sukses menindak 75 unit travel gelap.

Ia pun mengklaim bahwa Operasi Ketupat 2021 di hari pertama mampu menekan angka kendaraan yang keluar dari Jakarta, baik menuju Jawa Barat, Jawa Tengah, maupun jawa Timur.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Di gerbang tol Cikampek Utama hanya 8,732 kendaraan, situasi normal jumlahnya 19.338 kendaraan. Adanya penyekatan turun 53 persen,” kata dia.

Di sisi lain, Argo menyebut kendaraan dari Jakarta yang menuju Jawa Barat melalui Gerbang Tol (GT) Kalihurip Utama juga terjadi penurunan sekitar 46 persen. Tercatat hanya ada 10.629 kendaraan yang keluar dari GT tersebut.

"Jika situasi normal bisa mencapai 19.827 kendaraan per hari," ujar Argo.

Baca juga: Lalin Tersendat akibat Penyekatan Jalur Mudik, Polisi Lakukan Sistem Buka Tutup

Petugas gabungan memeriksa kendaraan pemudik yang melintasi Jalur Selatan di Pos penyekatan Parakan Honje, Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (6/5/2021). Polri menambah titik posko penyekatan larangan mudik Lebaran sebanyak 381 titik dari sebelumnya 333 lokasi senusantara, sementara untuk wilayah Jabar terdapat sebanyak 158 titik posko penyekatan. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/foc.ANTARA FOTO/ADENG BUSTOMI Petugas gabungan memeriksa kendaraan pemudik yang melintasi Jalur Selatan di Pos penyekatan Parakan Honje, Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (6/5/2021). Polri menambah titik posko penyekatan larangan mudik Lebaran sebanyak 381 titik dari sebelumnya 333 lokasi senusantara, sementara untuk wilayah Jabar terdapat sebanyak 158 titik posko penyekatan. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/foc.

Selain itu, Argo menyatakan, penurunan tidak hanya pengendara yang mengarah ke Jawa saja. Ia memaparkan, volume kendaraan dari Jakarta menuju Sumatera turun 19 persen.

"Sebanyak 12.044 kendaraan tercatat keluar dari Gerbang Tol Cikupa yang mengarah ke Merak untuk menyebrang ke Sumatera. Normalnya 14.853 kendaraan," jelasnya.

Dalam kesempatan sama, Polri juga melakukan operasi kemanusiaan dengan membagikan 9.835 masker dan melakukan tes swab antigen terhadap 1.645 orang pengendara.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X