[POPULER OTOMOTIF] Usai Lebaran Polisi Juga Sekat Kendaraan yang Masuk Jakarta | Berikut Prosedur Pengajuan SIKM

Kompas.com - 07/05/2021, 06:02 WIB
Petugas gabungan memeriksa kendaraan pemudik yang melintasi Jalur Selatan di Pos penyekatan Parakan Honje, Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (6/5/2021). Polri menambah titik posko penyekatan larangan mudik Lebaran sebanyak 381 titik dari sebelumnya 333 lokasi senusantara, sementara untuk wilayah Jabar terdapat sebanyak 158 titik posko penyekatan. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/foc. ANTARA FOTO/ADENG BUSTOMIPetugas gabungan memeriksa kendaraan pemudik yang melintasi Jalur Selatan di Pos penyekatan Parakan Honje, Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (6/5/2021). Polri menambah titik posko penyekatan larangan mudik Lebaran sebanyak 381 titik dari sebelumnya 333 lokasi senusantara, sementara untuk wilayah Jabar terdapat sebanyak 158 titik posko penyekatan. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/foc.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan telah resmi melakukan pelarangan aktivitas mudik lebaran tahun ini, selama 6-17 Mei 2021.

Sejalan dengan hal tersebut, berbagai upaya tengah dilakukan seperti menghadirkan sejumlah titik penyekatan dari Jawa-Bali sampai Sumatra Utara.

Tak sampai disana, ketika masa larangan mudik berakhir, polisi rupanya akan tetap melakukan penyekatan. Terutama, untuk mencegah warga yang mudik untuk kembali masuk wilayah Ibu Kota.

Selain itu, artikel tata cara pembuatan Surat Izin Keluar/Masuk (SIKM) wilayah DKI Jakarta pun diminati pembaca. Sebab, surat itu menjadi salah satu dokumen penting melakukan mobilitas selama larangan mudik.

Tetapi, hanya golongan masyarakat tertentu yang diberikan dengan kebutuhan mendesak.

Berikut 5 artikel terpopuler di kanal otomotif pada Kamis, 6 Mei 2021:

1. Ingat, Usai Lebaran Polisi Juga Sekat Kendaraan yang Masuk Jakarta

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Wakil Bupati Sumedang berikan penjelasan terkait larangan mudik kepada warga Purwakarta yang berusaha masuk Jatinangor via Subang, Kamis (6/5/2021). AAM AMINULLAH/KOMPAS.comKOMPAS.COM/AAM AMINULLAH Wakil Bupati Sumedang berikan penjelasan terkait larangan mudik kepada warga Purwakarta yang berusaha masuk Jatinangor via Subang, Kamis (6/5/2021). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com

Mulai Kamis 6 Mei hingga 17 Mei 2021, polisi bakal mencegah masyarakat yang ingin melakukan perjalanan jauh dari Jakarta ke daerah lainnya.

Ketika masa larangan mudik berakhir, polisi rupanya akan tetap melakukan penyekatan. Utamanya untuk mencegah masyarakat yang mudik untuk kembali masuk wilayah Ibu Kota.

"Kemudian setelah tanggal 17 Mei nanti ada langkah yang ketiga adalah pengamanan pascamudik,” ujar Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri Komjen Arief Sulistyanto, dalam tayangan langsung yang disiarkan YouTube FMB9ID IKP, Rabu (5/5/2021).

Baca juga: Ingat, Usai Lebaran Polisi Juga Sekat Kendaraan yang Masuk Jakarta

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X