Berikut Titik Pos Pantau Larangan Mudik di Yogyakarta

Kompas.com - 26/04/2021, 16:01 WIB
Ditlantas Polda DIY dan Kominfo Kulon Progo menggodok penerapan e-tilang seiring dengan peningkatan arus kendaraan pasca Bandar Udara Yogyakarta International DOKUMENTASI KOMINFO KULON PROGODitlantas Polda DIY dan Kominfo Kulon Progo menggodok penerapan e-tilang seiring dengan peningkatan arus kendaraan pasca Bandar Udara Yogyakarta International

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Larangan mudik Lebaran sudah diresmikan Pemerintah beberapa waktu silam dan akan diberlakukan pada tanggal 6-17 Mei 2021.

Selain itu, Satgas Penanganan Covid-19 mengumumkan adendum atau tambahan Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah.

Sebagai tindak lanjut terhadap larangan mudik tersebut, kepolisian di tiap daerah tengah bersiap mendirikan pos-pos pantauan arus mudik. Tidak terkecuali di Polda DIY.

Baca juga: Catat, Syarat Perjalanan Darat Sebelum Larangan Mudik 6 Mei 2021

“Kemarin kami sudah pastikan di beberapa titik jalan untuk dijadikan pos pantau. Ditlantas Polda DIY akan mendirikan pos yang nantinya disebar di 11 titik perbatasan DIY-Jawa Tengah serta jalur-jalur alternatif,” ungkap Dirlantas Polda DIY Kombes Pol Iwan Saktiadi dalam keterangan resminya, Minggu (25/4/2021).

Anggota Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya memergoki sebuah truk menyelundupkan pemudik yang hendak keluar Jabodetabek di Pos Pengamanan Operasi Ketupat Jaya 2020 di GT Cikarang Barat, Jumat (1/5/2020).ANTARA/Polda Metro Jaya Anggota Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya memergoki sebuah truk menyelundupkan pemudik yang hendak keluar Jabodetabek di Pos Pengamanan Operasi Ketupat Jaya 2020 di GT Cikarang Barat, Jumat (1/5/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pos-pos pantau ini digunakan sebagai titik pelaksanaan peninjauan situasi di jalanan terkait masa pengetatan sebelum dan sesudah larangan mudik, serta pada masa larangan mudik itu sendiri.

Ditlantas Polda DIY telah melakukan sistem 3 shift per hari dalam upayanya untuk melakukan penjagaan selama 24 jam penuh.

Baca juga: Gap Kecepatan di Tol Jadi Biang Kecelakaan Tabrak Depan Belakang

Nanti di tiap pos pantau akan diisi oleh 15 sampai 20 personel yang bertugas pada tiap shift-nya.

Dari 11 titik pendirian pos pantau, baru ada 6 titik yang disebutkan dalam keterangan resmi Polda DIY. Titik-titik tersebut adalah sebagai berikut.

Simpang tiga Gejayan

Wirobrajan

Perbatasan Prambanan

Jalan Hargodumillah

Srandakan

Pos Temon



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.