Mengenal Bore Up dan Stroke Up Mesin Motor

Kompas.com - 22/04/2021, 16:41 WIB
Proses pengukuran liner boring maupun piston demi mendapatkan ukuran yang sesuai dengan keutuhan sepeda motor. Ghulam/OtomaniaProses pengukuran liner boring maupun piston demi mendapatkan ukuran yang sesuai dengan keutuhan sepeda motor.
|

SOLO, KOMPAS.com - Pemilik kendaraan yang kurang puas dengan performa mesin standar bawaan pabrik akan melakukan berbagai cara agar performa kendaraan dapat sesuai dengan yang diharapkan.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan oleh pemilik kendaraan bermotor untuk meningkatkan tenaga mesin kendaraan, diantaranya bore up dan stroke up.

Baca juga: Toyota Raize Meluncur Pekan Depan, Ini Kisaran Harganya

Bobi, selaku kepala mekanik bengkel Taruna Racing di Solo, Jawa Tengah mengatakan bahwa ada sedikit perbedaan antara bore up dan juga stroke up.

Namun keduanya memiliki fungsi yang sama yakni menambah tenaga mesin dan mengoptimalkan kinerja mesin.

"Kalau yang namanya bore up itu yang diubah pistonnya, ukuran diameter piston diubah menjadi lebih besar, jadi cc nya nambah. Kalau stroke up itu yang diubah langkahnya, langkah kruk as nya. Itu otomatis cc nya juga bertambah," kata Bobi kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Piston Suzuki Satria F sehabis dibersihkan.Ghulam/Otomania Piston Suzuki Satria F sehabis dibersihkan.

Bobi menjelaskan pengerjaan bore up dinilai lebih simpel sehingga lebih efisien dalam pengerjaanya.

Sedangkan untuk stroke up dinilai lebih rumit pada pengerjaanya, namun sekarang sudah beberapa part yang langsung dapat dipasang tanpa perubahan apapun tapi jumlahnya tidak banyak.

Baca juga: Segera Meluncur, Intip Fitur Serba Canggih Toyota Raize

"Yang penting kalau bore up atau stroke up, konsumen jangan cuma mengganti ukuran diameter piston saja. Harus ada dukungan dengan mengupgrade part pendukung lainnya agar tidak terjadi kerusakan pada mesin," ucap Bobi.

Part yang harus diubah untuk mendukung bore up diantaranya, throttle body atau karburasi, ukuran porting, ukuran klep, sistem pengeluaran atau knalpot, kemudian otak kendaraan yang disebut ECU atau CDI.

Kalau semuanya seimbang maka mesin kendaraan otomatis juga akan lebih awet dan bisa dipakai kemana saja.

Paket silinder merek TK RacingDonny Apriliananda Paket silinder merek TK Racing

"Bedanya motor bore up dan motor standar itu di perawatan, misalnya motor standar perlu servis setiap 2.000 Km, motor bore up bisa 1.000 Km sudah waktunya servis," Ucap Bobi.

Baca juga: Tabrakan Beruntun Terjadi Lagi, Ingat Bahaya Berkendara di Lajur Kanan

Semua akan aman jika pengerjaan dilakukan dengan ukuran dan perhitungan yang tepat. Maka dari itu bagi pemilik kendaraan yang ingin melakukan bore up atau stroke up disarankan untuk memilih bengkel yang terpercaya dan menyiapkan biaya yang tidak sedikit.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X