Ribut dengan Netizen, Maverick Vinales Tutup Akun Twitter

Kompas.com - 21/04/2021, 14:21 WIB
Monster Energy Yamaha MotoGP's Spanish rider Maverick Vinales reacts during the Moto GP Grand Prix of Doha at the Losail International Circuit, in the city of Lusail on April 3, 2021. (Photo by KARIM JAAFAR / AFP) KARIM JAAFARMonster Energy Yamaha MotoGP's Spanish rider Maverick Vinales reacts during the Moto GP Grand Prix of Doha at the Losail International Circuit, in the city of Lusail on April 3, 2021. (Photo by KARIM JAAFAR / AFP)
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Pebalap Monster Energy Yamaha Maverick Vinales menutup akun Twitter pribadinya setelah terlibat perdebatan dengan netizen.

Vinales akhirnya menutup akun setelah dituding terus menerus karena dianggap mengancam Dorna Sports atas hasil buruk di GP Portugal, akhir pekan lalu Minggu (18/4/2021).

Seperti diketahui, Vinales akhirnya finis di posisi ke-11 di GP Portugal. Padahal sehari sebelumnya saat kualifikasi dia mencetak waktu tercepat tapi kemudian dianulir.

Akibat keputusan itu, Vinales kehilangan posisi start di depan dan start di belakang. Hal itu mau tidak mau menghilangkan peluangnya naik podium berkali-kali lipat.

Baca juga: 4 Faktor Utama Penyebab Truk Tidak Kuat Menanjak

Monster Energy Yamaha MotoGP's Spanish rider Maverick Vinales rides during a qualifying session ahead of the Moto GP Grand Prix of Doha at the Losail International Circuit, in the city of Lusail on April 3, 2021. (Photo by KARIM JAAFAR / AFP)KARIM JAAFAR Monster Energy Yamaha MotoGP's Spanish rider Maverick Vinales rides during a qualifying session ahead of the Moto GP Grand Prix of Doha at the Losail International Circuit, in the city of Lusail on April 3, 2021. (Photo by KARIM JAAFAR / AFP)

Setelah itu muncul rumor Vinales sangat marah. Gambar yang beredar di internet menunjukkan bahwa Vinales melampaui batas trek hanya beberapa milimeter.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebab tahun ini MotoGP memperkenalkan sistem elektronik yang secara tepat menentukan apakah seorang pebalap menginjak garis tepi atau tidak.

Kepala kru Vinales, Esteban Garcia mengklaim di TV pada hari Minggu bahwa sistem elektronik itu belum diaktifkan dan keputusan itu hanya penilaian sesaat.

Beberapa saat kemudian, media melaporkan bahwa Vinales mengancam Dorna akan mundur dari MotoGP karena kejadian tersebut.

Maverick VinalesFoto: Monster Energy Yamaha Maverick Vinales

Baca juga: Upaya Aplikasi Mengurangi Kecelakaan Bus karena Pengemudi Kelelahan

Hal itu memicu perdebatan netizen di internet sampai lepas kendali. Vinales akhirnya turun tangan dan menjelaskan bahwa dia tidak akan ke mana-mana.

"Di sinilah berbagai hal ditemukan," tulis Vinales di akun Twitter-nya, dikutip dari Motorsport-Total.com, Rabu (21/4/2021).

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.