Aksi Bus Kebut-kebutan di Sosial Media, Bisa Ditindak Polisi

Kompas.com - 20/04/2021, 16:13 WIB
Bus ugal-ugalan di jalan tol INSTAGRAM/ROMANSASOPIRTRUCKBus ugal-ugalan di jalan tol

JAKARTA, KOMPAS.com – Aksi kebut-kebutan, oleng, dan tidak menjaga jarak aman dengan kendaraan lain kerap dilakukan pengemudi bus. Bahkan aksi seperti ini kerap direkam dan diunggah ke sosial media agar terkenal.

Pemilik PO Sumber Alam Anthony Steven Hambali mengatakan, sering melihat video yang menampilkan aksi berbahaya di situs Youtube agar menjadi viral atau istilahnya panjat sosial (pansos).

“Kalau mau ditegakkan aturan, apakah bisa video seperti itu menjadi alat bukti untuk memberi sanksi. Karena kalau enggak, itu jadi jelek,” ucap Anthony dalam Webinar Sinergi Pemerintah dan Operator dalam Mewujudkan Angkutan yang Berkeselamatan, Selasa (20/4/2021).

Baca juga: 2 Bus Baru PO NPM, Pakai Tameng Besi Pelindung Kaca Depan

Bus Scania K410IB milik PO Putera Mulya Sejahtera yang mengklaim diri sebagai bus trans Jawa pertama, melintasi Jembatan Kali Kuto di ruas tol Semarang-Batang.Dok. PO Putera Mulya Sejahtera Bus Scania K410IB milik PO Putera Mulya Sejahtera yang mengklaim diri sebagai bus trans Jawa pertama, melintasi Jembatan Kali Kuto di ruas tol Semarang-Batang.

Di kesempatan yang sama, Kasi Laka Korlantas Polri AKBP Tri Yulianto menanggapi kalau di media sosial, ada pengawas dari Polri atau disebut dengan Cyber Partrol.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Menahan Sakit di GP Portugal, Marquez Akui Belum Sembuh Total

“Artinya di sini Polisi sesuai dengan komitmen Kapolri yakni prediktif, kita bisa mengkritisi dan akuntabel” ucapnya.

Kemudian jika ditemukan langsung oleh aparat kepolisian atau ada yang laporan dari masyarakat, akan segera ditindaklanjuti.

Karena mengingat aksi ini masih sering diunggah ke akun media sosial demi viral, padahal sangat berbahaya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.