Harga Tiket PO Rosalia Indah Jakarta - Solo, Bisa Tembus Rp 450.000

Kompas.com - 19/04/2021, 16:01 WIB
bus mewah rosalia indah Arif Nugrahadibus mewah rosalia indah
|

SOLO, KOMPAS.com - Bepergian menggunakan bus saat ini menjadi salah satu alternatif selain kereta api dan pesawat. Fitur kenyamanan dan juga fasilitas yang diberikan oleh bus AKAP kini sudah lebih baik.

Harga tiket yang ditawarkan untuk perjalanan antar provinsi juga tidak kalah bersaing dengan moda transportasi lainnya. Menjelang mudik lebaran ada beberapa perusahaan bus yang melakukan penyesuaian harga tiket.

Baca juga: PO ANG, Pemain Baru Bus AKAP Jakarta - Padang

Salah satu perusahaan bus yang melakukan penyesuaian tiket adalah PO Rosalia Indah yang akan melakukan penyesuaian harga per 1 Mei 2021. Hal ini dijelaskan oleh admin reservasi tiket PO Rosalia Indah.

Bus AKAP PO Rosalia IndahInstagram/hisyam_2542 Bus AKAP PO Rosalia Indah

"Untuk harga tiket perjalanan sampai dengan tanggal 30 April masih dengan harga normal, sedangkan mulai tanggal 1 Mei sudah ada perubahan harga," kata salah satu customer service Rosalia Indah kepada Kompas.com, Senin (19/4/2021).

Baca juga: PO Gunung Harta Rilis 4 Bus Baru, 2 Double Decker dengan Bangku 1-1-1

Penyesuaian harga tiket diberlakukan untuk semua kelas perjalanan dengan kenaikan yang cukup tinggi.

Kelas Super Eksekutif yang sebelumnya dijual dengan harga Rp 250.000 untuk perjalanan Jakarta-Solo, pada tanggal 1 Mei dijual dengan harga Rp 450.000.

Selain Rosalia Indah ada juga perusahaan bus lain seperti PO Haryanto yang melakukan penyesuaian tiket bertahap mulai tanggal 23 April sampai dengan 5 Mei 2021.

Bio Smart & Safe Bus PO Sumber AlamDOK. PT HMSI Bio Smart & Safe Bus PO Sumber Alam

Sementara itu pemilik PO Sumber Alam, Anthony Seven Hambali juga memperkirakan penyesuaian harga tiket untuk kebanyakan perusahaan bus yang dikarenakan larangan operasi bus AKAP pada 6-17 Mei mendatang.

Baca juga: Hamyak, Tank Mini dari Rusia

Kebanyakan perusahaan bus melakukan penyesuaian harga tiket dikarenakan adanya larangan mudik yang diberlakukan pemerintah mulai 6-17 Mei 2021. Hal tersebut membuat perusahaan bus melakukan berbagai upaya agar tidak merugi, salah satunya dengan menaikkan harga tiket.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X