Sepeda Motor Pakai Spion Kecil, Sekadar Pajangan

Kompas.com - 16/04/2021, 04:42 WIB
Drat pada spion motor Yamaha dibuat terbalik. Kompas.com/DonnyDrat pada spion motor Yamaha dibuat terbalik.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kaca spion merupakan salah satu perlengkapan keamanan standar pada tiap sepeda motor sesuai regulasi yang berlaku di Indonesia. Spion berfungsi untuk mengetahui kondisi sekitar pengendara motor, terutama di sisi belakang dan samping ketika hendak bermanuver.

Meski begitu pentingnya spion untuk keselamatan berkendara, namun tidak semua pengendara motor sadar akan itu.

Head of Safety Riding Promotion Wahana, Agus Sani, mengatakan kaca spion merupakan alat bantu keselamatan pada saat berkendara. Spion berfungsi untuk membantu pengendara dalam melihat keadaan sekitar terutama bagian belakang.

Baca juga: Harga Yamaha 125Z Bekas Kini Tembus Rp 90 Juta

"Dalam berkendara motor kita memiliki keterbatasan dalam pengelihatan, terutama pada area belakang kendaraan, sedangkan pengendara hanya mampu melihat bagian depan kendaraan. Maka dari itu perlu adanya alat bantu yang namanya spion," kata Agus kepada Kompas.com, belum lama ini.

Spion bar end Foto: Shopee Spion bar end

Tidak sedikit pengendara sepeda motor yang mengganti spion kendaraan bawaan pabrikan  dengan produk aftermarket.

Masalahnya, terkadang spion aftermakert punya desain yang tidak standar, salah satu yang paling sering ditemukan, ukurannya yang lebih kecil

Baca juga: Larangan Mudik Lebaran 2021, Pengendara Boleh Melintas di Wilayah Ini

Lantas bagaimana keamanan berkendara jika menggunakan kaca spion yang lebih kecil?

Agus menjelaskan, ukuran standar spion bawaan pabrikan motor juga masih memiliki keterbatasan pengelihatan (blind spot) di jalan raya. Estimasinya, masih ada sepertiga bagian blind spot yang tidak dapat terlihat oleh mata pengendara motor.

"Nah kalau kaca spion standar saja masih memiliki keterbatasan bagaimana dengan yang lebih kecil," ucap Agus.

Spion motor minibukalapak Spion motor mini

Dengan menggunakan spion yang lebih kecil, otomatis blind spot yang dihasilkan semakin besar. Mengurangi level kewaspadaan dengan blind spot besar, sama saja makin mendekatkan diri pada kecelakaan di jalan.

Baca juga: Cuma 1 Jam, Innova Limited Edition 50 Tahun Toyota Langsung Ludes

Misalnya pada saat akan berpindah jalur, dengan spion yang kecil otomatis tidak dapat melihat semua objek yang ada di area belakang kendaraan. Padahal, pengendara motor hanya bisa melihat kaca spion sekilas. Kondisi ini tentu saja akan membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lain.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X