Bahaya Laten Saat Menyalip, Ada Pejalan Kaki Tiba-tiba Menyeberang

Kompas.com - 12/04/2021, 14:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam berkendara, dibutuhkan kemampuan untuk menganalisa segala momen yang terjadi di sekitar.

Ini jadi keharusan. Dengan begitu pengendara mampu memahami potensi-potensi bahaya yang mungkin dapat terjadi.

Kadang dijumpai momen di mana mobil atau kendaraan besar lain di depan kita mengerem. Momen seperti ini jangan langsung diartikan sebagai kesempatan untuk menyalip kendaraan di depan kita.

Menilik cuplikan video yang diunggah akun instagram @dashcam_owners_indonesia, terjadi kecelakaan antara pengendara sepeda motor dengan pejalan kaki yang sedang menyeberang.

Baca juga: Knalpot Aftermarket yang Dijual Yamaha Bukan untuk Harian

Kecelakaan ini terjadi akibat pengendara sepeda motor langsung menyalip mobil yang sedang memberikan kesempatan pejalan kaki untuk menyeberang.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Dash Cam Owners Indonesia (@dashcam_owners_indonesia)

Pengendara sepeda motor diduga mengabaikan blid spot dan memaksa untuk langsung menyalip.

Agus Sani selaku Head of Safety Riding Promotion Wahana menjelaskan bahwa masih banyak pengendara sepeda motor yang belum dibekali pengetahuan tentang memprediksi bahaya.

Baca juga: Bus Listrik Medium Buatan Indonesia Sedang Dites TransJakarta

"Rata-rata pengendara motor di Indonesia belajar mengendarai motor secara otodidak. Tidak dibekali pengetahuan tentang prediksi bahaya, etika berkendara, cara aman dan nyaman saat berkendara, dan sebagainya," kata Agus saat dihubungi Kompas.com, Senin (12/4/2021).

Harusnya pengendara selalu waspada akan potensi bahaya saat berkendara, terutama bagian yang tidak terlihat mata pengendara seperti objek yang terhalang mobil besar maupun saat di tikungan atau persimpangan jalan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.