5 Cara Jaga Kondisi Sokbreker Motor Tetap dalam Kondisi Prima

Kompas.com - 12/04/2021, 12:22 WIB
Ilustrasi sokbreker sepeda motor Dok. DAMIlustrasi sokbreker sepeda motor

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu komponen paling vital pada sepeda motor adalah suspensi atau sokbreker. Sebab, komponen ini bukan hanya berpengaruh pada kenyamanan, tapi juga handling motor.

Semua varian sepeda motor mulai dari matik, bebek, dan sport, memiliki sokbreker. Namun, bagaimana jadinya apabila sokbreker mengalami kendala, seperti terasa keras, tidak bisa meredam getaran dengan baik dan gejala lainnya.

Baca juga: Tips Memilih Sokbreker Tabung agar Terhindar dari yang Palsu

Ade Rohman, Sub Departement Head Technical Service PT Daya Adicipta Motora (DAM)-main dealer sepeda motor Honda di Jawa Barat, mengatakan, fungsi lain sokbreker adalah untuk memberikan kenyamanan dan kestabilan saat berkendara dalam segala kondisi baik itu jalan pelan, cepat, bahkan ketika bermanuver.

Ilustrasi sokbreker sepeda motorDok. DAM Ilustrasi sokbreker sepeda motor

"Tentu banyak faktor yang menyebabkan sokbreker ini bermasalah, di antaranya karena motor terlalu sering melintasi jalan rusak atau membawa beban secara berlebihan," ujar Ade, dalam keterangan resminya.

Berikut tips sederhana untuk merawat sokbreker agar tetap dalam kondisi prima dan nyaman digunakan:

Baca juga: Waspada, Sokbreker Tabung Palsu untuk Sepeda Motor

1. Rutin Dibersihkan
Kotoran yang menempel pada area kerja sokbreker bisa membuat seal atau karet dan piston shockbreaker rusak. Kerusakan pada bagian ini bisa menyebabkan oli suspensi bocor. Dampak yang ditimbulkan akibat kebocoran oli akan mengurangi tingkat kenyamanan berkendara dan berpotensi menimbulkan terjadinya kecelakaan.

“Untuk beberapa model sokbreker sudah dilengkapi dengan “Inner Cover” sehingga bisa mengurangi potensi kerusakan pada bagian seal dan piston sokbreker,” kata Ade.

2. Kurangi Kecepatan di Permukaan Jalan Tidak Rata
“Disarankan untuk mengurangi kecepatan sepeda motor saat melintasi jalan yang tidak rata dan hindari jalan berlubang. Jika memang terpaksa harus melintasi jalan tersebut, berkendaralah dengan kecepatan rendah atau pelan,” ujar Ade.

Melintasi jalan tidak rata atau rusak dalam kecepatan tinggi akan membuat beban kerja sokbreker semakin berat dan membuatnya cepat rusak.

Baca juga: 6 Jurus Merawat Motor Lawas, Gampang-gampang Susah

Sokbreker belakang aftermarket untuk Honda ADV 150Kompas.com/Donny Sokbreker belakang aftermarket untuk Honda ADV 150

3. Hindari Penggunaan Aksesori Tak Resmi
Penggunaan aksesoris yang tak seharusnya dapat berdampak buruk bagi sokbreker, seperti pemasangan adaptor atau peninggi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X