Kompas.com - 08/04/2021, 14:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 terjadi pada awal 2020. Kejadian ini berdampak juga pada MotoGP yang akhirnya diselenggarakan tanpa penonton.

Pada 1 Maret 2020, Dorna Sports langsung membatalkan sesi latihan dan balapan di Sirkuit Losail, Qatar. Dengan adanya karantina wilayah atau lockdown, serta larangan bepergian, balapan akhirnya baru dimulai pada 19 Juli 2020.

Baca juga: Ini Bedanya MotoGP dan World Superbike

Balapan pun digelar hanya pada sirkuit-sirkuit di Eropa. Selain itu, dengan protokol kesehatan yang ketat, salah satunya tidak ada penonton.

Sirkuit Losail, Qatar. (Photo by KARIM JAAFAR / AFP)KARIM JAAFAR Sirkuit Losail, Qatar. (Photo by KARIM JAAFAR / AFP)

Keputusan tersebut membuat banyak tiket yang harus dibayarkan kembali sebagai ganti rugi. Namun, hingga kini masih ada beberapa fans MotoGP yang belum mendapat ganti rugi tersebut.

Dorna mengklaim bahwa masalah ganti rugi konsumen bukan tanggung jawabnya. Meskipun, para fans membelinya melalui situs resmi MotoGP. Penyelenggara sirkuit yang disebut bertanggung jawab untuk mendistribusikan tiket dan melayani ganti rugi.

Baca juga: Hasil Klasemen MotoGP 2021 Usai MotoGP Doha, Zarco Ada di Puncak

"Penerbitan tiket selalu menjadi tanggung jawab perusahaan yang mengoperasikan sirkuit dan tidak pernah Dorna, juga tidak Dorna menjual kembali tiket Grand Prix," ujar Direktur Komunikasi Dorna Ignacio Sagnier, dikutip dari MCN, Kamis (8/4/2021).

Sagnier menambahkan, setiap promotor telah menetapkan kebijakannya sendiri tentang pertukaran dan pengembalian tiket.

Bagi fans yang membeli langsung dari situs resmi MotoGP, menjadi tanggung jawab dari perusahaan bernama Platinum Group. Namun, Platinum Group juga baru akan memberikan ganti rugi pada fans ketika pihak promotor atau sirkuit mengembalikan uangnya.

Joan Mir (Suzuki Ecstar) dipastikan menjadi juara dunia MotoGP 2020 seusai balapan MotoGP Valencia, Minggu (15/11/2020).FOX SPORTS Joan Mir (Suzuki Ecstar) dipastikan menjadi juara dunia MotoGP 2020 seusai balapan MotoGP Valencia, Minggu (15/11/2020).

"Ada promotor yang memberikan ganti rugi 100 persen segera setelah acara dibatalkan, contohnya Austin, Valencia, Thailand, Prancis, dan Aragon," kata Sagnier.

Tapi, Sagnier menambahkan, ada juga sirkuit lain yang memiliki kebijakan berbeda dengan menambahkan sedikit biaya admin untuk pengembalian ganti rugi, seperti Catalunya, Jerman, dan Finlandia.

Baca juga: Masih Pengaspalan, Pembangunan Sirkuit Mandalika Sudah 70 Persen

Beberapa sirkuit, seperti Assen dan Argentina, menawarkan kebijakan yang berbeda. Tiket untuk 2020 bisa digunakan untuk musim 2021 ini. Meskipun, tahun ini juga Sirkuit Argentina kembali dicoret dari kalender balap.

"Saya dapat berjanji kepada Anda bahwa Dorna 'memanggil / meminta' promotor untuk mengembalikan uangnya. Saya tidak akan mengatakan bahwa kami menekan promotor tetapi kami melangkah maju dan kami ingin mendapatkan penggemar yang bahagia kembali trek," ujar Sagnier.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.