Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Catat Tarif dan Cara Mendapatkan Layanan Derek di Jalan Tol

Kompas.com - 20/03/2021, 09:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Peristiwa mobil mogok di ruas bebas hambatan atau jalan tol masih kerap dialami oleh sebagian pengendara. Apalagi, ketika mobil telah menempuh perjalanan cukup jauh.

Dalam keadaan ini, tentunya pemilik harus melakukan berbagai langkah strategis agar dapat melanjutkan perjalanan serta tidak mengganggu pengguna jalan lain.

Satu diantaranya melalui penggunaan fasilitas derek dari operator jalan tol terkait atau langganan. Tapi sayangnya, tak sedikit pengemudi yang minim informasi mengenai cara mendapatkan layanan tersebut.

Baca juga: Korlantas Polri Bakal Hadirkan Aplikasi Perpanjangan SIM Online

Tampak petugas dan warga tengah membantu mendorong serta mengganjal kendaraan pemudik yang mogok di jalur tanjakan Kamojang-Ibun.Foto Humas Polda Jabar Tampak petugas dan warga tengah membantu mendorong serta mengganjal kendaraan pemudik yang mogok di jalur tanjakan Kamojang-Ibun.

Pada kasus tertentu, pengemudi malah memanggil jasa derek non resmi sehingga tarif yang dikenakan untuk menyelamatkan kendaraan tercinta sangatlah tinggi dari tempat kejadian.

Dijelaskan Corporate Communication Department Head Jasa Marga Irra Susiyanti sebenarnya PT Jasa Marga selaku operator memiliki fasilitas derek yang disediakan, ada yang gratis maupun berbayar.

Fasilitas derek gratis dapat dipakai pengendara yang mobilnya mogok atau mengalami kecelakaan di dalam kawasan jalan tol. Pada layanan ini, Anda akan diantar sampai pintu tol terdekat.

Sementara fasilitas derek berbayar, pemilik atau pengemudi bakal diantar sampai bengkel terdekat atau langganan. Adapun tarifnya, sesuai Peraturan Daerah DKI Jakarta No. 1 Tahun 2015 tentang Tarif Retribusi Pelayanan Perhubungan.

Baca juga: Benarkah Wanita Lebih Konsen Saat Berkendara Dibanding Pria?

Derek Mobilombro Derek Mobil

Lebih rinci, berikut traif pemakaian mobil derek (atas permintaan pemilik kendaraan);

1. Mobil penumpang (sedan, jeep, station wagon), mobil barang (pick up, mobil box, light truk dan sejenisnya) dan mobil bus kecil (mikrolet, APK dan sejenisnya):

- Untuk jarak sampai dengan 10 kilometer dikenakan biaya sebesar Rp 20.000 per kendaraan.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.