Ramai Razia Knalpot Bising, Tidak Boleh Pakai Knalpot Aftermarket?

Kompas.com - 19/03/2021, 13:35 WIB
Remaja 16 tahun Rafly kiri) ditilang polisi dalam razia Sunmori di Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (7/3/2021). 
WARTA KOTA Live.com/Desy SelvianyRemaja 16 tahun Rafly kiri) ditilang polisi dalam razia Sunmori di Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (7/3/2021).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian semakin giat melakukan penertiban pengguna sepeda motor yang dianggap memakai knalpot bersuara bising.

Salah satu daerah yang akan rutin melakukan penindakan terhadap pengguna knalpot bising ialah Depok, Jawa Barat.

Para pelanggar akan dikenakan tilang elektronik dan pembayarannya harus melalui bank. Sementara itu motor akan ditahan sebagai barang bukti.

Baca juga: Yamaha Scorpio Skinny Chopper, Susah Sembuh

Razia knalpot bising Foto: Twitter TMC Polda Metro Jaya Razia knalpot bising

"Kita amankan, kemudian kita lakukan penilangan berupa barang bukti kendaraannya," kata Kasatlantas Polres Metro Depok AKBP Andi Indra Waspada kepada Kompas.com, Kamis (18/3/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Begitu pelanggar sudah membayar tilang, pada saat akan mengambil barang bukti maka yang bersangkutan harus mengganti dulu knalpotnya dengan yang standar.

Pertanyaan yang kemudian muncul ialah, apa patokan knalpot standar yang aman sehingga tidak ditilang.

"Knalpot yang dianggap standar itu adalah yang dikeluarkan dari pabrikan. Dari pabrikan itu sendiri berarti kan ada spesifikasi, tidak menimbulkan daripada kebisingan," kata Indra.

Razia knalpot bisingFoto: Twitter TMC Polda Metro Jaya Razia knalpot bising

Lantas bagaimana dengan knalpot aftermarket. Sebab tak jarang yang dianggap sebagai knalpot berisik oleh polisi pada dasarnya knalpot yang dijual bebas sebagai aksesori penunjang tampilan dan performa.

Baca juga: Target Muluk Joan Mir pada MotoGP 2021

Meski tidak terperinci, Indra menjelaskan pada dasarnya boleh menggunakan knalpot tidak standar pabrik asal sesuai ketentuan.

"Kalau kita temui dia tidak sesuai dengan spesifikasi, tapi tidak menghasilkan kebisingan, berarti kan tidak meresahkan masyarakat," katanya.

Knalpot racing Yoshimura tipe Hepta Force TSS untuk Kawasaki Ninja ZX-25RKMI Knalpot racing Yoshimura tipe Hepta Force TSS untuk Kawasaki Ninja ZX-25R

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X