Mobil Sudah Lunas Mau Ditarik Debt Collector, Bolehkah Ambil Paksa Kendaraan di Jalan?

Kompas.com - 16/03/2021, 10:48 WIB
Motor-motor tarikan leasing Adira Finance yang disimpan di gudang penyimpanan milik Adira di Tapos, Depok, Senin (5/2/2018). KOMPAS.com/ALSADAD RUDIMotor-motor tarikan leasing Adira Finance yang disimpan di gudang penyimpanan milik Adira di Tapos, Depok, Senin (5/2/2018).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Dewasa ini masih marak perusahaan pembiayaan (leasing) yang melakukan penarikan atau penyitaan kendaraan bermotor secara sepihak di jalan dengan alasan cicilan menunggak.

Apalagi, di tengah dampak pandemi virus corona alias Covid-19 tidak sedikit pihak yang terdampak ekonominya.

Sehingga, membuat sebagian kesulitan dalam menuntaskan kewajiban kredit terkait seperti video viral di media sosial unggahan @smart.gram.

Di sana terlihat terdapat tiga petugas pembiayaan yang mencegat seorang pengendara mobil di kawasan cukup sepi.

Mereka menyebut bahwa mobil terkait sudah menunggak cicilan jadi harus dilakukan tindakan berupa penyitaan.

Padahal, pengendara tersebut mengklaim sudah melakukan kewajibannya untuk melunaskan kendaraan dimaksud.

Baca juga: Inkonsisten, Pemerintah Usul Revisi Aturan PPnBM Mobil Listrik

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kericuhan antara pengemudi ojek online dan kelompok yang diduga debt collector di salah satu kantor leasing di Surabaya, Kamis (18/6/2020).SURYA/FIRMAN RACHMANUDIN Kericuhan antara pengemudi ojek online dan kelompok yang diduga debt collector di salah satu kantor leasing di Surabaya, Kamis (18/6/2020).

Belajar dari pristiwa itu, benarkah leasing memiliki wewenang untuk menarik kendaraan di jalan? Juru bicara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sekar Putih Djarot mengatakan bahwa hal ini diperbolehkan tapi dengan syarat.

"Penarikan kendaraan/jaminan kredit bagi debitur yang sudah macet dan tidak mengajukan keringanan sebelum dampak Covid-19 dapat dilakukan sepanjang perusahaan pembiayaan melakukannya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," katanya belum lama ini.

Sekar menuturkan, permohonan wajib disampaikan karena keringanan kredit tidak otomatis langsung didapatkan.

Bila tak mengajukan, pihak leasing bisa saja menganggap orang tersebut mampu membayar cicilan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X