Indonesia Siap Terapkan Bayar Tol Tanpa Sentuh Cukup Pakai Smartphone

Kompas.com - 13/03/2021, 15:09 WIB
Petugas Jasa Marga tengah mempersihkan mesin tapping agar terhindar dari virus. Jasa MargaPetugas Jasa Marga tengah mempersihkan mesin tapping agar terhindar dari virus.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Sistem pembayaran jalan tol di Indonesia tampaknya akan semakin praktis dan mudah. Pasalnya, Badan Pengatur Jalan Tol (BPTJ) telah berencana menerapkan pembayaran tol non-tunai nirsentuh.

Metode ini nantinya akan berbasis multi-lane free flow (MLFF) dengan teknologi global navigation satellite system (GNSS), dan rencananya mulai diterapkan di Indonesia pada 2022.

Danang Parikesit, Kepala BPTJ Kementerian PUPR, mengatakan, sistem pembayaran tol non-tunai nirsentuh ini nanti bakal digunakan di semua jenis kendaraan.

Baca juga: Marak Atlet Lempar Batu ke Bus dan Truk, Sangat Meresahkan

Pengalihan Gerbang Tol (GT) Pondok Gede Timur 2 di Jalan Tol Jakarta-Cikampek.Dok. PT Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division. Pengalihan Gerbang Tol (GT) Pondok Gede Timur 2 di Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Untuk diketahui, pembayaran MLFF berbasis GNSS biasanya hanya digunakan untuk kendaraan komersial dan niaga di Eropa.

Danang mengatakan, nanti pengguna jalan tol akan dikenalkan dengan dua perangkat pada sistem pembayaran tol non-tunai nirsentul, yaitu On Board Unit (OBU) dan e-OBU.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Untuk e-OBU cukup pakai smartphone, jadi pengguna jalan tol tinggal download apps, tidak perlu lagi menggunakan OBU yang ada di mobil,” ujar Danang, kepada Kompas.com (13/3/2021).

Baca juga: Penjualan Kendaraan Bekas di Balai Lelang Meningkat

Presiden Joko Widodo menggunakan TapCash BNI saat peresmian jalan tol Surabaya-Mojokertodok BNI Presiden Joko Widodo menggunakan TapCash BNI saat peresmian jalan tol Surabaya-Mojokerto

“Tapi kami akan tawarkan, baik yang e-OBU maupun OBU, masa trial kami di tahun 2021 atau 2022” kata dia.

Adapun untuk perangkat OBU, pengguna jalan tol harus membelinya dan memasangkan di mobil masing-masing.

Seperti diketahui, Roatex Ltd Zrt ditetapkan sebagai pemenang lelang Badan Usaha Pelaksana Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) pada 27 Januari 2021.

Baca juga: Pelabuhan Patimban Jadi Salah Satu Daya Tarik Prinsipal Otomotif

Gerbang Tol Tebingtinggi ruas tol Medan-Kualanamu-Tebingtinggi (MKTT) diperkirakan akan dilalui 17.500 kendaraan pada puncak arus balik libur Nataru yaitu Minggu (3/1/2021)Handout Gerbang Tol Tebingtinggi ruas tol Medan-Kualanamu-Tebingtinggi (MKTT) diperkirakan akan dilalui 17.500 kendaraan pada puncak arus balik libur Nataru yaitu Minggu (3/1/2021)

Keputusan pemenang ini dikukuhkan melalui Surat Penetapan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor: PB.02.01-Mn/132 tanggal 27 Januari 2021.

Jika nantinya terlaksana, maka pengguna jalan tol tidak perlu lagi melakukan antre di sekitar Gerbang Tol untuk melakukan tapping uang elektronik.

Mobil dapat terus melaju tanpa berhenti karena sensor pintar berbasis GNSS akan langsung membaca masing-masing perangkat OBU maupun e-OBU.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.