Kompas.com - 13/03/2021, 13:34 WIB
Honda Astrea Series Foto: C'Duck AstreaHonda Astrea Series

JAKARTA, KOMPAS.com – Mengendarai bebek tua seperti Honda Astrea memang sedang menjadi tren belum lama ini. Motor bebek jadul ini juga direstorasi agar terlihat seperti baru keluar dari pabriknya.

Selain motornya yang tua, tidak lengkap rasanya jika pengendara tidak memakai riding gear yang vintage juga. Misalnya seperti helm-helm lama bawaan dari diler ketika membeli motor pada zaman dahulu, seperti model TRX milik Honda.

Helm lama ini memang pas jika dipadukan dengan motor tua. Namun jika ingin dipakai harian, apakah aman menggunakan helm model lama ini?

Baca juga: Biaya Servis Honda Jazz sampai 100.000 Km, Rp 9 Jutaan

Salah satu sepeda motor Honda Astrea Grand milik anggota C'Duck Astrea saat gelaran Otobursa Tumplek Blek 2018 di Kemayoran, Jakarta, Sabtu (21/7/2018).Kompas.com/Alsadad Rudi Salah satu sepeda motor Honda Astrea Grand milik anggota C'Duck Astrea saat gelaran Otobursa Tumplek Blek 2018 di Kemayoran, Jakarta, Sabtu (21/7/2018).

Training Director Safety Riding Promotion Wahana Agus Sani mengatakan, untuk model TRX, tentunya ketika Honda memberikannya kepada pembeli motor, tentunya sudah memenuhi aspek keselamatan, yakni sudah Standar Nasional Indonesia (SNI).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Selama helm yang digunakan memiliki standar minimal SNI dan nyaman digunakan, memiliki tali pengikat yang baik, maka masih dalam kategori aman untuk digunakan,” ucap Agus kepada Kompas.com, Sabtu (13/3/2021).

Helm yang tidak disarankan adalah yang hanya mementingkan gaya saja tanpa keselamatan. Misalnya terlalu besar di kepala, tidak SNI, dan tidak memiliki tali pengikat, itu yang jangan digunakan.

Baca juga: Motor Pakai Knalpot Racing Disita, Boleh Diambil tapi dengan Syarat

“Helm yang tidak aman tadi akan berisiko jika terjadi benturan saat kecelakaan dan menggaggu kenyamanan kita dalam berkendara,” kata Agus.

Jadi selama helm lama tetapi busanya tidak longgar ketika helm digunakan, masih aman dipakai harian. Agus mengatakan, yang berbahaya itu bagian dalam yang longgar ketika digunakan walaupun tampilan luarnya bagus.

“Jangan juga memakai helm yang terlalu sempit, karena kepala akan menjadi cepat pusing. Pastika memakai helm yang pas dan nyaman,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.