Diskon Mobil Baru Kecil, Pedagang Mobil Bekas Bersyukur

Kompas.com - 08/03/2021, 16:21 WIB
Bursa mobil bekas di Mall Blok M Lt. Basement, Jakarta Selatan Kompas.com/DioBursa mobil bekas di Mall Blok M Lt. Basement, Jakarta Selatan

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemberlakuan insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) hingga nol persen untuk pembelian kendaraan bermotor resmi berlaku sejak awal Maret lalu.

Kebijakan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.20PMK.010/2021 tentang PPnBM Atas Penyerahan Barang Kena Pajak Yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor Tertentu yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2021.

Dengan adanya relaksasi pajak PPnBM tentu bisa membuat harga mobil baru jauh menjadi lebih murah.

Kondisi itu tentu bisa membuat banyak orang lebih memilih beli mobil baru ketimbang mobil bekas.

Baca juga: Solusi Lampu LED Bawaan Mobil yang Kurang Terang

Namun hingga sepekan kebijakan tersebut diberlakukan, beberapa pedagang mobil bekas mengaku belum mendapat dampak yang signifikan dari aturan tersebut.

“Sampai saat ini tidak terlalu pengaruh. Terutama untuk mobil tertentu seperti Avanza, tidak ada penurunan harga,” ujar salah satu pebisnis mobil seken di WTC Mangga Dua Joni Gunawan kepada Kompas.com (8/3/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Joni menambahkan, beberapa konsumen yang tetap memilih mobil bekas lantaran diskon mobil baru tidak terlalu besar.

Mobil bekas di WTC Mangga DuaKOMPAS.com/Aprida Mega Nanda Mobil bekas di WTC Mangga Dua

“Saya sempat cek, rata-rata mobil baru yang dapat gratis PPnBM itu diskonnya dikecilin, mungkin karena itu,” kata Joni.

Di kesempatan berbeda, Andi, pemilik usaha jual beli mobil bekas Jordy Mobil di MGK Kemayoran, mengatakan, ada penurunan harga bagi mobil yang mendapat diskon pajak.

Baca juga: Apa Kabar Inden Suzuki Jimny di Indonesia

“Untuk mobil-mobil yang kena PPnBM ada sedikit penurunan, presentasenya kira-kira 10 persen,” ujar Andi.

Andi mengaku saat ini dirinya justru kekurangan stok, karena di masa pandemi seperti saat ini kebanyakan orang tidak mau mengganti mobil terlebih dahulu.

“Market ada, cuma cari unitnya susah, harganya keras-keras,” kata Andi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.