Estimasi Biaya Perbaikan Mobil yang Rusak Usai Terjang Banjir, MInimal Rp 6 Juta

Kompas.com - 21/02/2021, 08:01 WIB
Caption : Luapan Kali Ciliwung memutus jalur kendaraan di Jalan KH Abdullah Syafi'ie, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (13/1/2014). Luapan kali mulai menggenangi permukiman dan memutus jalan sejak Senin dini hari. KOMPAS/AGUS SUSANTO AGUS SUSANTO Caption : Luapan Kali Ciliwung memutus jalur kendaraan di Jalan KH Abdullah Syafi'ie, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (13/1/2014). Luapan kali mulai menggenangi permukiman dan memutus jalan sejak Senin dini hari. KOMPAS/AGUS SUSANTO
Penulis Ari Purnomo
|

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah wilayah di Jabodetabek terendam banjir setelah hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah tersebut.

Banjir tidak hanya terjadi di pemukiman warga saja, tetapi di sejumlah ruas jalan juga ikut terendam dengan ketinggian air bervariasi.

Meski begitu, tidak sedikit pengemudi kendaraan roda empat yang nekat menerjang banjir meskipun ketinggian air hingga setinggi ban.

Padahal, dalam kondisi tersebut ada ancaman kerusakan yang bisa terjadi salah satunya adalah water hammer.

Baca juga: Begini Cara Benar Amankan Mobil Saat Rumah Terendam Banjir

Water hammer merupakan kondisi di mana air masuk ke dalam ruang mesin sehingga bercampur dengan pelumas atau oli.

kondisi blok mesin pecah karena water hammer dok carfixari purnomo kondisi blok mesin pecah karena water hammer dok carfix

Hal ini membuat sistem pelumasan di ruang mesin menjadi terganggu karena viskositas oli sudah berubah setelah bercampur dengan air.

Water hammer ini juga bisa menyebabkan kerusakan fatal hingga pecahnya silinder atau blok mesin mobil.

Division Head After Sales & Biz Solution CARfix Indonesia Sigit Wahyu Anggoro mengatakan, water hammer adalah kondisi di mana ada air dalam jumlah banyak masuk ke ruang bakar mesin, sehingga mengganggu proses pembakaran mesin

“Kondisi ini bisa menyebabkan piston dan kepala silinder dapur pacu bengkok, blok mesin retak, dan pada akhirnya mesin tidak bisa menyala,” ujar Sigit kepada Kompas.com, Minggu (21/2/2021).

Baca juga: Jangan Nekat, Ini Batas Aman Sepeda Motor Terobos Banjir

Penanganan untuk mobil yang mengalami hal ini adalah dilakukan bongkar total dan penggantian komponen yang rusak.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X