PLN Klaim Infrastruktur Kendaraan Listrik di Bali Sudah Siap

Kompas.com - 10/02/2021, 11:02 WIB
Kegiatan PLN UID Bali dalam mengajak masyarakat untuk menggunakan kendaraan listrik Dok. PLN UID BaliKegiatan PLN UID Bali dalam mengajak masyarakat untuk menggunakan kendaraan listrik

JAKARTA, KOMPAS.com - Era motor listrik sudah di depan mata. Tak hanya kendaraannya yang semakin bertambah, infrastrukturnya pun terus dibangun.

Belum lama ini, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Distribusi Bali bersama stakeholder kembali mengenalkan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) pada masyarakat.

Baca juga: PLN Berikan Diskon untuk Pengisian Daya Kendaraan Listrik di Rumah

Dalam kegiatan sosialisasi ini, PLN UID Bali dan para stakeholder berkendara dengan kendaraan listrik sejauh 26 kilometer. Rombongan ini mengelilingi Kota Denpasar, Bali, Sabtu (6/2/2021).

Kegiatan PLN UID Bali dalam mengajak masyarakat untuk menggunakan kendaraan listrikDok. PLN UID Bali Kegiatan PLN UID Bali dalam mengajak masyarakat untuk menggunakan kendaraan listrik

Dimulai dari kantor PLN Bali Selatan, melintasi Jalan PB Sudirman, melalui Jalan Raya Sesetan dan Tol Bali Mandara, lalu finis di PLN UID Bali.

GM PLN UID Bali Adi Priyanto, mengatakan, kendaraan listrik sangat nyaman dikendarai dan memiliki banyak kelebihan.

"Naik kendaraan listrik sesuatu hal yang menyenangkan, kita representasikan dalam acara ini, sambil menikmati pemandangan alam Bali," ujar Adi, dalam keterangan resminya.

Baca juga: Stimulus PLN bagi Pengguna Kendaraan Listrik

Adi menambahkan, dia berhasil menguji ketahanan dari kendaraan listrik ini dengan jarak tempuh sekitar 26 kilometer. Menurutnya, performa motor listrik sangat bagus dan tenaganya pun diakuinya luar biasa.

Selain nyaman dan bertenaga, kendaraan listrik juga ramah lingkungan dan lebih efisien dari segi biaya. Jika dibandingkan dengan kendaraan bermesin konvensional, perbandingan efisiensinya bisa mencapai 1:4.

"Tentunya mengirit biaya sampai 25 persen, dari perjalanan tadi setiap 26 kilometer, kendaraan listrik butuh biaya Rp 1.170. Kalau BBM Rp 4.702, dengan jarak tempuh yang sama," kata Adi.

Menurut Adi, faktor hemat juga ditentukan oleh beban pengguna kendaraan. Sebab, hal itu yang memengaruhi energi yang dikeluarkan oleh motor listrik.

Kegiatan PLN UID Bali dalam mengajak masyarakat untuk menggunakan kendaraan listrikDok. PLN UID Bali Kegiatan PLN UID Bali dalam mengajak masyarakat untuk menggunakan kendaraan listrik

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.