Porsche Tabrak LCGC, Ingat Lagi Cara Aman Berhenti di Pinggir Jalan

Kompas.com - 31/01/2021, 16:21 WIB
Mobil pribadi parkir di pinggir Jalan Ciledug Raya, Selasa (30/10/3018). Jalan ini bakal dilewati transjakarta koridor 13 yang diperpanjang sampai CBD Ciledug. KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARMobil pribadi parkir di pinggir Jalan Ciledug Raya, Selasa (30/10/3018). Jalan ini bakal dilewati transjakarta koridor 13 yang diperpanjang sampai CBD Ciledug.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Bukan hanya di bahu jalan tol, berhenti di pinggir jalan relatif tidak aman. Sebab kendaraan berpotensi rawan ditabrak dari belakang. Oleh sebab itu, jangan sembarangan dan cari tempat yang aman untuk menepi.

Kejadian tabrak dari belakang pun kembali ramai, salah satunya seperti yang diunggah akun Instagram @otomtalk (31/1/2021).

Terlihat sebuah mobil Daihatsu Sigra/Toyota Calya berhenti di pinggir jalan. Bahkan mobil tersebut berhenti sampai memakan badan jalan.

Baca juga: Soal Tilang Elektronik; Tak Perlu Sidang, Denda Maksimal dan Uang Sisa Dikembalikan

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh otomtalk (@otomtalk)

Tidak diketahui apakah mobil tersebut berhenti karena darurat atau bukan. Namun yang jelas, kendaraan-kendaraan yang melintas bisa terhalang mobil tersebut.

Tak lama berselang, dari arah belakang datang Porsche Cayenne yang tampak oleng. Mobil mewah itu langsung menghajar bagian belakang Sigra/Calya.

Bagian belakang LCGC itu pun hancur, namun Cayenne masih bisa melaju tanpa gangguan.

Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), mengatakan, berkaca dari kejadian ini ada beberapa hal yang bisa dipetik sebagai pelajaran.

Baca juga: Bus Medium di Indonesia Kenapa Makin Mirip Modelnya dengan Big Bus?

Pasang segitiga pengaman saat berhenti di bahu jalanshutterstock Pasang segitiga pengaman saat berhenti di bahu jalan

“Jangan berhenti dan merasa aman di pinggir jalan. Dengan alasan apapun kemungkinan tertabrak sangat besar,” ujar Sony, kepada Kompas.com (31/1/2021).

Menurut Sony, berhenti di pinggir jalan sangat berisiko tertabrak kendaraan apapun yang bergerak. Jadi jangan berhenti di pinggir jalan apabila tidak terpaksa.

Berhenti di pinggir jalan diperbolehkan jika terpaksa, seperti mobil rusak, ban kempis, dan sebagainya. Nyalakan lampu hazard dan pasang segitiga pengaman saat darurat, serta segera menjauh dari mobil,” katanya.

“Kalau bukan keadaan darurat, cari tempat parkir, bukan berhenti di pinggir jalan seperti itu,” ucap Sony.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X