Porsche Tabrak LCGC, Jangan Pernah Kabur Bila Terlibat Kecelakaan

Kompas.com - 31/01/2021, 15:41 WIB
Tangkapan layar kecelakaan yang berlangsung di Jalan Raya Cilandak KKO, Jakarta Selatan. INSTAGRAM.com/@otomtalkTangkapan layar kecelakaan yang berlangsung di Jalan Raya Cilandak KKO, Jakarta Selatan.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Kejadian tabrakan antara mobil dengan mobil kembali terjadi. Kabarnya insiden ini berlangsung di Jalan Raya Cilandak KKO, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Melansir video Instagram yang diunggah oleh akun @otomtalk (31/1/2021), terlihat bahwa kecelakaan melibatkan Porsche Cayenne dengan Daihatsu Sigra/Toyota Calya.

Namun yang membedakan kejadian kali ini, pelaku yang menabrakkan mobil tampak mencoba melarikan diri.

Baca juga: Soal Tilang Elektronik; Tak Perlu Sidang, Denda Maksimal dan Uang Sisa Dikembalikan

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh otomtalk (@otomtalk)

Ojek online yang berada di sekitar lokasi kejadian pun langsung mengejar pelaku. Beruntung tak jauh dari tempat kejadian perkara, pelaku mau menepikan mobilnya.

Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), mengatakan, ada dua kemungkinan penyebab kecelakaan tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Pertama, sudah diincar. Kedua enggak fokus lihat jalan di depannya,” ujar Sony, kepada Kompas.com (31/1/2021).

Baca juga: Waktu Ideal Mengganti Air Radiator Mobil

Ilustrasi kecelakaan lalu lintasSHUTTERSTOCK Ilustrasi kecelakaan lalu lintas

“Tapi terlepas objek tersebut salah atau benar, itu sudah merusak properti milik orang lain. Jadi bertanggung jawablah sebagai manusia berakhlak,” katanya.

Menurut Sony, subjek kecelakaan harus melakukan beberapa prosedur sesaat setelah insiden. Pertama tentu saja memberhentikan kendaraan di tempat yang aman.

Kemudian tolong korban kecelakaan jika masih sempat. Hal yang paling penting meminta maaf kepada korban jika melakukan kesalahan.

Baca juga: Mengenal Per Daun, Apa Fungsi dan Bagaimana Cara Merawatnya?

Ilustrasi pengendara emosi kurtbubna.com Ilustrasi pengendara emosi

“Dalam kasus tersebut, panik adalah sebuah refleksi dari ketidaksiapan karena kesalahan yang dibuat sendiri,” ucap Sony.

“Lihat ada korban atau tidak, dan selesaikan secara kekeluargaan. Apabila ada hal-hal yang mengganjal, hubungi pihak kepolisian sebagai penengah,” tuturnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.