Jangan Kaget jika Rem Motor Mengunci Setelah Terjang Banjir

Kompas.com - 26/01/2021, 09:12 WIB
Sejumlah sepeda motor mogok saat melewati banjir di Jalan Budi Jaya, Kebun Jeruk, Jakarta, Senin (9/2/2015). Curah hujan yang tinggi mengakibatkan sejumlah tempat di ibu kota terendam banjir. KOMPAS / LASTI KURNIASejumlah sepeda motor mogok saat melewati banjir di Jalan Budi Jaya, Kebun Jeruk, Jakarta, Senin (9/2/2015). Curah hujan yang tinggi mengakibatkan sejumlah tempat di ibu kota terendam banjir.

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak pengendara sepeda motor yang nekat menerjang genangan air yang cukup tinggi atau banjir. Apalagi, jika tinggi banjirnya hanya setengah ban.

Namun, ketinggian banjir seperti itu sudah bisa merendam bagian pengereman, baik depan maupun belakang. Kondisi ini dapat memengaruhi kinerja pengereman, baik yang sudah menggunakan rem cakram atau masih tromol.

Baca juga: Hujan Deras, Sejumlah Akses Jakarta Terendam Banjir

Sriyono, Technical Training Analysis PT Astra Honda Motor (AHM), mengatakan, rem tromol yang paling terpengaruh akibat banjir. Rem tromol sendiri masih banyak digunakan pada motor bebek atau skuter matik (skutik).

Warga melintasi banjir di Desa Lalang, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang pada Jumat (4/12/2020).KOMPAS.COM/DEWANTORO Warga melintasi banjir di Desa Lalang, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang pada Jumat (4/12/2020).

"Biasanya rem tromol akan mengunci. Ini karena permukaan kampas rem basah karena air sehingga menempel di rumah rem akibatnya motor susah bergerak," ujar Sriyono, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Untuk memperbaikinya, Sriyono menyarankan untuk membongkar rem dan membersihkannya satu per satu. Sebelumnya, bersihkan juga bagian lainnya dari sisa-sisa kotoran banjir.

Baca juga: Batas Aman Motor kalau Terjang Banjir

Cara paling sederhana adalah memainkan rem saat motor sedang melaju pelan. Untuk rem belakang, bisa juga dengan memposisikan motor dengan standar tengah, lalu digas dan dimainkan remnya. Hal ini dilakukan untuk mengeringkan ruangan teromol dan permukaan kampas rem.

“Jangan lupa bila terkena banjir baiknya bawa segera ke bengkel terdekat untuk diperiksa secara keseluruhan. Ini agar tidak ada kerusakan lain yang bisa mengganggu kinerja motor,” kata Sriyono.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X