Toyota Sebut Tren Penjualan Kendaraan Listrik Naik Signifikan di 2020

Kompas.com - 20/01/2021, 16:41 WIB
Perjalanan test drive jajaran mobil hybrid dan PHEV Toyota, dari Banyuwangi-Bali, 9-11 Oktober 2019. CUTENKPerjalanan test drive jajaran mobil hybrid dan PHEV Toyota, dari Banyuwangi-Bali, 9-11 Oktober 2019.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kondisi pandemi virus corona alias Covid-19 di Tanah Air selama 2020, menjadi tantangan tersendiri bagi para pelaku industri dan bisnis, tak terkecuali sektor otomotif.

Pasalnya, hal tersebut membuat sedikit-banyak perubahan pada peta persaingan industri otomotif seiring tren kebutuhan masyarakat serta daya beli atas kendaraan itu sendiri.

Tetapi menariknya tren penjualan mobil berteknologi elektrifikasi atau listrik di periode sama mampu menunjukkan tanda positif, sebagaimana dikatakan Vice President Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Henry Tanoto.

Baca juga: ESDM Targetkan Populasi Mobil Listrik Tembus 125.000 Unit di 2021

Penghitungan konsumsi BBM total 8 mobil hybrid dan PHEV dilakukan di Pulau Bali, hasilnya cukup mengejutkan.CUTENK Penghitungan konsumsi BBM total 8 mobil hybrid dan PHEV dilakukan di Pulau Bali, hasilnya cukup mengejutkan.

"Kami melihat konsumen di Indonesia semakin memahami pentingnya kehadiran kendaraan elektrifikasi sebagai salah satu pilihan sarana mobilitas," ujar dia dalam keterangan tertulis, Selasa (19/1/2021).

"Oleh karenanya, kami berkomitmen untuk terus menghadirkan teknologi serupa dan membangun ekosistemnya supaya lebih banyak lagi yang yang bisa merasakan pengalaman kendaraan listrik," tambah Henry.

Menurut data perseroan, selama tahun 2019 rata-rata penjualan ritel kendaraan listrik oleh Toyota Indonesia hanya mencapai dua unit per bulan. Tapi angka tersebut langsung mengalami lonjakkan pada tahun lalu.

Rata-rata penjualan mobil serupa pada periode Januari-Desember 2020 mencapai 86 unit per bulan. Sehingga, bisa dikatakan kalau secara bertahap warga Indonesia semakin menerima kendaraan ini kendati pandemi.

Saat ini, TAM sendiri memiliki 10 line-up kendaraan listrik yang terdiri dari 8 hybrid electric vehicle (HEV), satu plug-in hybrid vehicle (PHEV), dan satu battery electric vehicle (BEV). Total, kini sudah ada 3.400 unit kendaraan listrik yang didistribusikan ke konsumen.

Baca juga: Indonesia Optimistis Menang soal Safeguard Impor Otomotif Filipina

Menggunakan baterai jenis lithium-ion, Lexus UX 300e memiliki motor listrik berkapasitas 54,3 kilowatt per jam (kWh) yang dapat menghasilkan 201 horsepower dan torsi 300 Newton meter (Nm).DOK. LEXUS INDONESIA Menggunakan baterai jenis lithium-ion, Lexus UX 300e memiliki motor listrik berkapasitas 54,3 kilowatt per jam (kWh) yang dapat menghasilkan 201 horsepower dan torsi 300 Newton meter (Nm).

Adapun kendaraan listrik yang diluncurkan pada 2020 sendiri ialah Toyota Prius PHEV yang berkerja sama dengan perusahaan taxi online, Corolla Cross HEV, dan Lexus UX300e sebagai BEV.

Pada kesempatan sama, Henry juga menyatakan bahwa Toyota kembali berhasil menjadi pemimpin pasar kendaraan bermotor roda empat atau lebih di Indonesia dengan penguasaan 31 persen.

Secara keseluruhan, penjualan ritel Toyota ditopang oleh segmen MPV dengan total penjualan 105.274 unit atau memberi kontribusi sebesar 57,6 persen. Kemudian diikuti oleh segmen SUV sebesar 26,8 persen atau 47.995 unit.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X