Sanksi Segera Berlaku, DLH Kejar 1.955 Bengkel Uji Emisi

Kompas.com - 09/01/2021, 12:33 WIB
Uji Emisi Kendaraan Gratis jelang implementasi sanksi pada 24 Januari 2021 KOMPAS.COM/STANLY RAVELUji Emisi Kendaraan Gratis jelang implementasi sanksi pada 24 Januari 2021
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Guna memaksimalkan uji emisi gas buang kendaraan, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta Syaripudin, mengatakan bakal mengejar fasilitasnya dengan mengandeng bengkel-bengkel swasta.

Secara total, ada 1.955 bengkel uji emisi yang akan disiapkan di wilayah DKI Jakarta, terbagi untuk sepeda motor dan mobil. Kondisi tersebut dilakukan agar bisa memenuhi layanan pengujian emisi bagi kendaraan yang usianya sudah di atas tiga tahun.

"Kami lihat populasinya, untuk mobil sekitar 4,1 juta dari data yang kami miliki. Sementara motor 14 juta unit. Dari jumlah itu, kami harap bisa menyiapkan bengkel lebih banyak lagi," ucap Syaripudin di Jalan Pemuda, Jakarta Timur, Rabu (6/1/2021).

Baca juga: Gratis Uji Emisi Mobil Sampai 21 Januari, Berapa Biaya Tes Mandiri?

"Untuk bengkel sudah ada sekitar 238, kami harap dalam waktu dekat bisa tambah hingga 555 bengkel untuk mobil agar ideal. Kalau motor, ditargetkan sampai 1.400 layanan, karena populasinya lebih banyak," kata dia.

Sanksi uji emisi mobil dan motor mulai diterapkan Januari 2021DINAS LINGKUNGAN HIDUP DKI Sanksi uji emisi mobil dan motor mulai diterapkan Januari 2021

Lebih lanjut Syaripudin mengatakan, sedang menjaring bengkel-bengkel yang ada di wilayah DKI sebagai rujukan layanan uji emisi, baik bengkel resmi milik agen pemegang merek (APM) atau pun bengkel umum lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Semua bengkel tersebut, nantinya akan mendapat pengarahan, sertifikasi, sampai penerapan integrasi sistem yang bisa terkoneksi ke data atau aplikasi E-Uji Emisi.

Baca juga: Aturan Uji Emisi Kendaraan Bisa Timbulkan Keresahan Masyarakat

Dengan demikian, mobil atau motor yang telah lulus, hasilnya akan dilampirkan dalam aplikasi tersebut sebagai data sehingga nantinya bisa terbebas dari sanksi yang akan diterapkan.

"Saat ini kami terus mengajak beberapa stakeholder yang sudah memiliki alat uji, terutama pihak swasta untuk mau berkolaborasi. Mereka yang sudah memiliki alat, pada masa sosialisasi diharapkan bisa ikut serta memberikan pengujian gratis," ucap Syaripudin.

Adapun penerapan uji emisi gas buang kendaraan menjadi kewajiban bagi semua kendaraan yang beroperasi di Jakarta. Penerapan sanksi sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) 66 tahun 2020 sendiri direncanakan bakal dimulai pada 24 Januari 2021.

Baca juga: Wajib Uji Emisi di Jakarta, buat Kendaraan Usia di Atas 3 Tahun

Uji Emisi Kendaraan Gratis jelang implementasi sanksi pada 24 Januari 2021KOMPAS.COM/STANLY RAVEL Uji Emisi Kendaraan Gratis jelang implementasi sanksi pada 24 Januari 2021

Untuk tahap peralihan, kemungkinan besar sanksi yang diberikan adalah disinsentif tarif parkir di wilayah Pemprov DKI Jakarta. Sementara penindakan tilang dari kepolisian, akan dievaluasi lebih lanjut melihat masa sosialisasi kepada masyarakat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.