Jelang Nataru 2021, Konsumsi Pertamax di Tol Trans Sumatera Naik

Kompas.com - 25/12/2020, 07:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) mencatat adanya peningkatan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Tol Trans Sumatera di masa Satgas Nataru jelang Natal dan Tahun Baru 2021.

Pada keterangan tertulis, Marketing Operation Region (MOR) II Sumatera Bagian Selatan menyatakan bahwa kenaikan dimaksud cukup signifikan yakni sebesar 30,4 persen dibandingkan dengan konsumsi normal harian periode 1-15 Desember 2020.

Kenaikan dipicu seiring dengan mulai banyak beroperasi nya sarana transportasi umum dan peningkatan aktivitas kendaraan pribadi jelang Natal dan Tahun Baru 2020-2021.

Baca juga: Pertamina Mandalika Siapkan Pebalap Indonesia untuk CEV Moto2

Ruas tol yang dibangun sepanjang 13,5 kilometer ini menjadi bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS)Dok.Hutama Karya Ruas tol yang dibangun sepanjang 13,5 kilometer ini menjadi bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS)

Berdasarkan data yang disitat PT Hutama Karya sebagai pengelola jalan tol ruas Bakaheuni - Terbanggi Besar - Pematang Panggang, arus kendaraan yang melintas tol trans Sumatera naik 12,5 persen menjadi 28.806 kendaraan.

"Seiring dengan lonjakkan itu, konsumsi BBM gasoline nonsubsidi jenis Pertalite naik sebesar 67,8 persen menjadi 56,7 KL. Sedangkan untuk Pertamax naik 62,6 persen jadi 13,2 KL serta Pertamax Turbo positif 34,2 persen ke 0,9 KL," kata Pjs. Unit Manager Communication, Relations & CSR MOR II Sumbagsel, Ujang Supriadi, Kamis (24/12/2020).

Adapun konsumsi BBM Gasoil Nonsubsidi jenis Dexlite naik sebesar 33,4 persen yaitu menjadi 4,2 KL. Pertamina Dex konsumsinya naik sebesar 48 persen menjadi 3,8 KL. Sementara, untuk konsumsi BBM Gasoil Subsidi jenis Biosolar naik sebesar 17,5 persen yakni jadi 144,1 KL dibandingkan dengan konsumsi harian.

Baca juga: Penyebab Utama Tabrakan dari Belakang

Ilustrasi SPBU Pertamina. KOMPAS/HERU SRI KUMORO Ilustrasi SPBU Pertamina.

"Meningkatnya konsumsi BBM jenis ini juga seiring dengan meningkatnya minat, kepedulian dan kesadaran konsumen terhadap penggunaan BBM terbaik untuk menjaga ketahanan mesin kendaraan dan kenyamanan saat berkendaraan", kata Ujang.

Selain untuk menjaga performa mesin kendaraan, penggunaan Bahan Bakar Berkualitas (BBK) juga senantiasa menjaga udara tetap bersih, dikarenakan emisi gas buang yang dihasilkan berkadar karbon rendah dan ramah lingkungan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.