Jadi Ketua IMI, Bamsoet Janji Rutin Gelar Balap Kelas Dunia

Kompas.com - 22/12/2020, 09:02 WIB
Bambang Soesatyo terpilih menjadi Ketua Umum IMI periode 2021-2024. Dok. MPR RIBambang Soesatyo terpilih menjadi Ketua Umum IMI periode 2021-2024.

JAKARTA, KOMPAS.com - Bambang Soesatyo yang kini menjabat Ketua MPR RI, terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) periode 2021-2024.

Dirinya bertekad menjadikan IMI semakin solid, mandiri, berdaya guna, dan berkelanjutan. Sehingga IMI bisa terus bermanfaat bagi bangsa dan negara.

"Tercatat sekitar 7.398 club otomotif yang merepresentasikan sekitar 110.000 road users di 34 provinsi tergabung dalam keluarga besar IMI," ujar Bambang, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (21/12/2020).

Baca juga: Bahas Bus Custom Milik PO RedWhite Star Primajasa

Jalur Formula E yang diumumkan di Hotel Novotel, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2020)Dok. Formula E Indonesia Jalur Formula E yang diumumkan di Hotel Novotel, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2020)

"Dalam tataran organisasi, IMI memiliki 5.210 sport clubs, 838 mobility clubs, dan 1.350 sport and mobility clubs. Karenanya IMI harus menyongsong era digitalisasi, baik dalam pengembangan klub maupun keanggotaan," katanya.

Ketua DPR RI ke-20 ini menekankan pentingnya menjadikan olahraga otomotif sebagai industri dan hiburan yang mendukung program pemerintah di sektor pariwisata, ekonomi, lingkungan hidup, dan sosial.

Setiap tahun, setidaknya IMI harus mampu menyelenggarakan 680 kegiatan club events, 510 kegiatan IMI province events, 189 kegiatan national championship, dan 32 kegiatan national series.

Baca juga: Produsen CATL Siapkan Rp 70,6 Triliun untuk Pabrik Baterai di RI

Muhammad Delvintor Alfarizi sedang menerabas salah satu rintangan atau handicap setelah pada kejuaraan motokros dunia MXGP kelas MX2 atau 250 cc, di Sirkuit BSB Mijen, Semarang, Minggu (14/7/2019).KOMPAS.com/Mikhael Gewati Muhammad Delvintor Alfarizi sedang menerabas salah satu rintangan atau handicap setelah pada kejuaraan motokros dunia MXGP kelas MX2 atau 250 cc, di Sirkuit BSB Mijen, Semarang, Minggu (14/7/2019).

Menurut Bambang, IMI berafiliasi kepada Fédération Internationale de l'Automobile (FIA) dan Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM).

Oleh sebab itu, setiap tahun IMI harus mampu menyelenggarakan berbagai kegiatan motorsport berskala dunia.

"Minimal 4 kegiatan international series dan 4 kegiatan international championship. Salah satu peluang yang bisa diambil yakni FIA Electric and New Energy Championship," ucap Bambang.

Baca juga: Jelang Akhir Tahun, Ini 5 Besar Merek Mobil Terlaris di Indonesia

Ilustrasi One Make Race Honda Jazz di Sirkuit SentulIstimewa Ilustrasi One Make Race Honda Jazz di Sirkuit Sentul

Ketua Dewan Pembina Motor Besar Indonesia (MBI) ini menegaskan, IMI juga harus mendukung pemerintah dalam mengedukasi keselamatan berlalu lintas di jalan raya.

IMI akan menggencarkan standardisasi tata cara berkendara berkelompok sebagai panduan komunitas otomotif dalam melakukan berbagai aktivitasnya.

"IMI berkomitmen menjadikan kegiatan touring club otomotif tak hanya sekadar sarana melepas lelah dan penat. Melainkan juga harus memberikan nilai tambah ekonomi," kata Bambang.

"Antara lain dengan mempromosikan destinasi wisata yang dilalui selama touring, menjaga kelestarian lingkungan, dan memberikan bantuan sosial ke berbagai lapisan masyarakat," tuturnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X