Selama Liburan, Random Rapid Test Antigen Bergulir di 70 Rest Area

Kompas.com - 19/12/2020, 09:22 WIB
Petugas kepolisian memeriksa kelengkapan pengemudi saat penyekatan arus balik menuju Jakarta di gerbang masuk Tol Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (27/5/2020). Pada penyekatan arus balik tersebut petugas memeriksa surat tugas kantor dan surat izin keluar masuk (SIKM) pada pengemudi yang berkendara dengan menggunakan Plat B serta meminta pengendara memutar balik jika tidak memiliki SIKM. ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISIPetugas kepolisian memeriksa kelengkapan pengemudi saat penyekatan arus balik menuju Jakarta di gerbang masuk Tol Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (27/5/2020). Pada penyekatan arus balik tersebut petugas memeriksa surat tugas kantor dan surat izin keluar masuk (SIKM) pada pengemudi yang berkendara dengan menggunakan Plat B serta meminta pengendara memutar balik jika tidak memiliki SIKM.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Mulai 21 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021, Korp Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan mengelar Operasi Lilin 2020 dengan tujuan pengamanan libur Natal dan Tahun Baru.

Beda dengan tahun sebelumnya, pengamanan tak hanya soal kelancaran lalu lintas saja, tapi lebih difokuskan pada masalah ketertiban protokol kesehatan terkait perjalanan liburan.

Salah satunya adalah melakukan rapid test antigen secara acak atau random bagi pengendara mobil pribadi yang akan pergi atau keluar daerah.

Baca juga: Liburan, Mobil Pribadi Jadi Sasaran Rapid Test Antigen

Untuk pelaksanaan random cek rapid test antigen yang akan dihelat jajaran Korlantas, nantinya akan berpusat di ruas jalan tol yang menjadi akses utama untuk ke luar kota.

Ilustrasi papan penunjuk arah ke rest area.Dok. Otomotif Group Ilustrasi papan penunjuk arah ke rest area.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono mengatakan, kepolisian dalam gelaran Operasi Lilin Tahun 2020 mendapat tugas baru, yakni bertanggung jawab atas kontrol pengawasan penerapan protokol kesehatan Covid-19 di rest area.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mulai Banten hingga Cikampek, ada sekitar 70 titik rest area, nantinya kita akan gelar random cek khusus menggunakan swab antigen bagi pengunjung yang melanggar protokol kesehatan,” kata ucap Istiono dilansir dari NTMC Polri, Jumat (18/12/2020).

Lebih lanjut Istiono mengatakan, pada Operasi Lilin Tahun 2020, Polri akan menyiagakan 123.451 personel di seluruh Indonesia. Target utamanya adalah memutus mata rantai penyebaran Covid-19 serta terjadinya kerumunan massa.

Baca juga: Saran Operator Bus AKAP Terkait Aturan Wajib Tunjukan Hasil Rapid Test Antigen

Penyekatan di pintu keluar  jalur tol Ngawi. Hindari penyekatan, puluhan pemudik dari Jakarta  jurusan Nganjuk diturunkan di tengah jalur tol di Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi. Aksi nakal awak bus antar provinsi tersebut menurut warga setempat sudah beberapa kali dipergoki warga.KOMPAS.COM/SUKOCO Penyekatan di pintu keluar jalur tol Ngawi. Hindari penyekatan, puluhan pemudik dari Jakarta jurusan Nganjuk diturunkan di tengah jalur tol di Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi. Aksi nakal awak bus antar provinsi tersebut menurut warga setempat sudah beberapa kali dipergoki warga.

"Mewujudkan Kamtibmas yang mantap dan kondusif dalam pelaksanaan ibadah Natal serta Tahun Baru, dan terciptanya Kamseltibcarlantas demi menurunkan jumlah fatalitas korban kecelakaan," ucap Istiono.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, sudah menetapkan selain penumpang transportasi umum, pihaknya akan mengerahkan petugas untuk melakukan random rapid test antigen bagi pengendara mobil pribadi.

Lokasi dan teksnisnya sampai saat ini masih didiskusikan dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), namun Riza memastikan bila hal tersebut berlaku bagi pengguna mobil pribadi yang ingin masuk atau keluar dari Jakarta.

Baca juga: Wajib Rapid Test Antigen Bisa Ganggu Ekosistem Transportasi Umum

Polisi menghalau mobil pribadi yang membawa penumpang di jalan tol Jakarta-Cikampek untuk keluar ke Gerbang tol Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (24/4/2020). Larangan mudik mulai diberlakukan 24 April 2020 pukul 00.00 WIB. Polda Metro Jaya melarang kendaraan pribadi baik motor atau mobil dan kendaraan umum berpenumpang keluar dari wilayah Jabodetabek. Pemeriksaan dan penyekatan kendaraan tersebut akan dilakukan di 18 titik pos pengamanan terpadu dan pos-pos check point di jalur tikus dan perbatasan.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Polisi menghalau mobil pribadi yang membawa penumpang di jalan tol Jakarta-Cikampek untuk keluar ke Gerbang tol Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (24/4/2020). Larangan mudik mulai diberlakukan 24 April 2020 pukul 00.00 WIB. Polda Metro Jaya melarang kendaraan pribadi baik motor atau mobil dan kendaraan umum berpenumpang keluar dari wilayah Jabodetabek. Pemeriksaan dan penyekatan kendaraan tersebut akan dilakukan di 18 titik pos pengamanan terpadu dan pos-pos check point di jalur tikus dan perbatasan.

"Terkait perjalanan darat, dari luar kota ke Bandung dan sebagainya itu nanti kami sedang koordinasi dengan Kemenhub. Rapid test antigen akan dilakuan secara random, teknisnya sedan diatur," kata Riza.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.