Industri Otomotif Bergeser, Toyota Mulai Fokus Garap Mobil Listrik

Kompas.com - 07/12/2020, 08:02 WIB
Pabrik Toyota Australia. Motoring.com.auPabrik Toyota Australia.

JAKARTA, KOMPAS.comToyota dan Lexus mulai mengubah strategi bisnis di industri otomotif. Jika sebelumnya pabrikan asal Jepang ini lebih berkonsentrasi pada kendaraan hybrid maupun PHEV (plug-in hybrid), dalam waktu dekat mereka juga akan meluncurkan battery electric vehicle (BEV).

Salah satu bukti konkretnya adalah, peluncuran Lexus Ux300e di Indonesia dengan banderol Rp 1,2 miliar. Peluncuran ini sekaligus yang pertama kalinya di Asia Tenggara, akhir November 2020 lalu. Toyota Indonesia percaya, salah satu strategi memasarkan BEV adalah menyasar ke segmen premium, layaknya Tesla.

Dilansir dari Automotive News, Toyota dan Lexus akan meluncurkan 25 kendaraan baru, baik itu model baru ataupun sekadar penyegaran dalam waktu 16 bulan ke depan di Amerika Serikat.

Bob Carter, Head of Sales Toyota Motor North America, mengatakan, untuk saat ini pihaknya belum bisa merinci mobil-mobil apa yang bakal mereka luncurkan.

Baca juga: Kursi Bus Spesial Milik PO Rosalia Indah

Pabrik Toyota yang ada di wilayah Durban, Afrika Selatan.Nikkei Pabrik Toyota yang ada di wilayah Durban, Afrika Selatan.

Namun untuk merek Lexus, ubahan bakal diprioritaskan untuk memberi penawaran yang lebih menarik bagi konsumen muda.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara Toyota akan membuat SUV body-on-frame yang dimulai dengan peluncuran Tundra terbaru.

Rencananya platform yang disebut 'F1' ini akan dijual secara global, dan bakal dipakai juga oleh SUV-SUV Toyota lainnya.

Baca juga: Dijual Mulai Rp 500 Jutaan, Eclipse Cross PHEV Resmi Meluncur

Perjalanan test drive jajaran mobil hybrid dan PHEV Toyota, dari Banyuwangi-Bali, 9-11 Oktober 2019.CUTENK Perjalanan test drive jajaran mobil hybrid dan PHEV Toyota, dari Banyuwangi-Bali, 9-11 Oktober 2019.

Carter juga mengatakan, pihaknya akan turun ke pasar kendaraan BEV setelah bertahun-tahun hanya fokus pada mobil hybrid.

“Kita semua sudah tahu, masa depan industri ini adalah elektrifikasi. Tapi pertanyaan yang selalu terlontar, yaitu soal kepemilikan, seberapa cepat pasar akan bergerak,” ujar Carter.

“Inti dari industri otomotif adalah teknologi hybrid. Tapi kami akan fokus pada penjualan BEV dalam waktu dekat di Amerika Utara, sambil mengembangkan teknologi fuel-cell dengan menawarkan Mirai,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.