Tekan Kecelakaan Lalu Lintas, Dishub Jabar Tambah Roller Barrier

Kompas.com - 30/11/2020, 19:12 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat berencana menambah jumlah pemasangan roller barrier atau teknologi silinder putar untuk mengurangi tingkat fatalitas dalam kecelakaan lalu lintas tahun depan.

Kini, terdapat 12 titik yang sudah dipasangkan alat tersebut dengan total panjang mencapai sekitar 960 meter. Pemasangan ini hasil akumulasi pengerjaan pada tahun 2018 dan 2019.

"Sampai saat ini, pengadaan rollbering baru dua tahun anggaran yakni 2018 - 2019. Tahun ini, tidak ada pengadaan dan pemasangan karena terdapat pengalihan fokusan anggaran untuk penanganan pandemi," kata Kepala Dishub Jabar Hery Antasari, Senin (30/11/2020).

Baca juga: Kenali Penyebab Rasa Kantuk Menghinggapi Saat Mengendarai Motor

Petugas saat memasang pembatas jalan berteknologi roller barrier di salah satu titik rawan kecelakaan di Jabar. pembatas jalan itu diharapkan bisa meminimalisir dampak dari kecelakaan kendaraan.Dokumentasi Dishub Jabar Petugas saat memasang pembatas jalan berteknologi roller barrier di salah satu titik rawan kecelakaan di Jabar. pembatas jalan itu diharapkan bisa meminimalisir dampak dari kecelakaan kendaraan.

Melalui penambahan di tahun 2021, maka roller barrier akan tersedia sepanjang kurang lebih 1.300 meter. Tentu, titik rawan kecelakaan yang terjaring akan semakin banyak.

"Idealnya target kita untuk beberapa tahun ke depan itu 20 persen dari kebutuhan roller barrier kita sepanjang 3.200 meter. Tahun depan, dipasang sekitar 480 meter. Jadi PR-nya masih banyak," kata Hery.

Sejumlah pengendara saat melewati daerah rawan kecelakaan yang sudah dilengkapi pembatasan jalan dengan teknologi silinder putar atau roller barrier. Roller barrier terpasang di sejumlah titik untuk meminimalisir kecelakaan fatal.Dokumentasi Dishub Jabar Sejumlah pengendara saat melewati daerah rawan kecelakaan yang sudah dilengkapi pembatasan jalan dengan teknologi silinder putar atau roller barrier. Roller barrier terpasang di sejumlah titik untuk meminimalisir kecelakaan fatal.

Hanya saja, Hery tidak merinci secara detil wilayah yang ditargetkan untuk dipasang roller barrier tahun depan. Jika melihat histori tingkat kecelakaan fatal, Tanjakan Emen di Subang dan kilometer 92 Tol Cipularang mungkin masuk daftar.

"Roller barrier itu sangat dibutuhkan terutama di jalur provinsi yang kerap terjadi keelakaan. Dari beberapa kejadian, ada kecelakaan terselamatkan oleh nya," ujar Hery lagi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.