Kompas.com - 30/11/2020, 13:50 WIB
Joan Mir mengunci gelar juara dunia MotoGP 2020 setelah finish peringkat ketujuh di MotoGP Valencia, Minggu (15/11/2020). AFP/LLUIS GENEJoan Mir mengunci gelar juara dunia MotoGP 2020 setelah finish peringkat ketujuh di MotoGP Valencia, Minggu (15/11/2020).

MALLORCA, KOMPAS.com - Joan Mir akhirnya buka suara soal klaim Chicho Lorenzo, ayah Jorge Lorenzo, yang mengklaim dia salah satu alasan para pebalap Mallorca bisa juara dunia.

Chicho melihat dirinya adalah sosok dari banyak kesuksesan pebalap muda Spanyol. Termasuk anaknya sendiri, Jorge Lorenzo yang kini pensiun dengan predikat lima kali juara dunia.

Baca juga: Joan Mir Belum Memutuskan Mau Pakai Nomor 1 di MotoGP 2021

 

Dalam beberapa hal Chicho ingin mengambil pujian atas sukses Mir menjadi juara dunia MotoGP 2020. Mir pun tidak setuju dengan Chicho yang menurutnya berlebihan.

Saat kecil Mir memang pernah sekolah balap di tempatnya Chicho. Di sana dia bisa dibilang pertama kali belajar balap yang benar. Tapi Mir tidak lama karena pada umur 12 tahun pindah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Ada orang yang telah melatih saya lebih lama dari dia, saya telah bersekolah selama beberapa tahun dan saya masih sangat kecil. Menurutku tidak tepat baginya untuk mengambil pujian sebagai juara dunia, karena dia bukan," kata Mir mengutip Tuttomotoriweb, Senin (30/11/2020).

Baca juga: Joan Mir Belum Memutuskan Mau Pakai Nomor 1 di MotoGP 2021

Rider Suzuki Ecstar, Joan Mir, merayakan bersama timnya setelah mengunci gelar juara dunia MotoGP 2020 dengan finish peringkat ketujuh di MotoGP Valencia, Minggu (15/11/2020).AFP/LLUIS GENE Rider Suzuki Ecstar, Joan Mir, merayakan bersama timnya setelah mengunci gelar juara dunia MotoGP 2020 dengan finish peringkat ketujuh di MotoGP Valencia, Minggu (15/11/2020).

Sebelumnya, Chico Lorenzo berceloteh di Twitter saat Mir jadi juara dunia. Meski tidak ditujukan langsung ke Mir, Chicho bilang dia dilupakan setelah pebalap yang diorbitkannya sukses.

“Saya melatih satu generasi (pebalap) Majorcan untuk mencapai piala dunia. Untuk menunjukkan semua bajingan itu bahwa saya bisa mengulangi kesuksesan anak saya dengan pebalap lain," kata Chicho melansir mundodeportivo.com.

“Saya membuat rencana, dan saya bekerja keras. Mereka melemparkan saya seperti anjing dari lingkungan putra saya ketika dia berusia 18 tahun, dan mereka mengatakan bahwa pujian itu milik mereka dan saya tidak tahu," kata Chicho.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X