Viar Optimistis Gelombang Konversi Motor Listrik Minim Pengaruh

Kompas.com - 30/11/2020, 12:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah melalui Menteri Perhubungan mengeluarkan Permenhub Nomor 65 Tahun 2020 tentang konversi sepeda motor bensin menjadi motor listrik.

Lewat regulasi ini maka pemilik motor bisa mengonversi mesin bensin yang sudah berusia lawas, menjadi motor listrik berbasis baterai, yakni teknologi baru.

Baca juga: Viar Gencar Sewakan Motor Listrik di Tengah Pandemi

Motor listrik GrabBike dengan Viar Q1Grab Motor listrik GrabBike dengan Viar Q1

Di satu sisi hal ini dapat memicu percepatan tren motor listrik. Tapi di sisi lain, jika nantinya berjalan, dikhawatirkan dapat mempengaruhi penjualan pabrikan yang menjajakan motor listrik.

Frengky Osmond, Marketing Communication PT Triangle Motorindo, yang punya motor listrik Viar Q1, mengaku optimistis kalau regulasi ini tidak berimbas pada penjualan motor listrik baru.

"Saya pikir tidak, sebab jumlahnya tidak masif karena itu modifikasi. Kalau dipikir nilai modifikasi dari combustion engine untuk ke electric, peralihan ini biayanya lumayan besar," kata Frengky kepada Kompas.com, belum lama ini.

Baca juga: Viar Belum Mau Tanggapi Rencana Penyeragaman Baterai Motor Listrik

Viar Q1KOMPAS.com/Gilang Viar Q1

Peraturan ini memang bisa memfasilitasi orang yang ingin mengubah motor lamanya menjadi motor listrik. Tapi Frengky mengatakan justru akan lebih banyak yang ingin memodifikasi motor listrik yang sudah ada.

"Buat kita mungkin lebih cocok electric vehicle yang sudah ada dimodifikasi atau dikembangkan lagi. Sama seperti motor biasa yang sudah ada kemudian dimodifikasi," katanya.

"Contoh, motor matik terus tarikannya kurang mereka modifikasi di CVT agar tarikannya enak, seperti pulley, per dan lainnya, jadi sebetulnya menurut kita lebih cocok ke arah sana," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.