Catat, Pembonceng Motor Lebih Berisiko Ketika Kecelakaan

Kompas.com - 28/11/2020, 08:12 WIB
Kesalahaan pengemudi motor yang bonceng anak KOMPAS.com/Aprida Mega NandaKesalahaan pengemudi motor yang bonceng anak
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sepeda motor menjadi kendaraan yang paling sering terlibat dalam kecelakaan lalu lintas.

Baik kecelakaan yang disebabkan oleh pengemudi itu sendiri, atau pun yang melibatkan kendaraan lainnya.

Bahkan tidak sedikit pengendara maupun pembonceng yang mengalami luka parah hingga meninggal dunia ketika terlibat dalam kecelakaan.

Hanya saja, dalam banyak kasus justru pembonceng motor justru yang lebih sering menjadi korban dengan cedera yang lebih parah dibandingkan dengan pengemudi.

Baca juga: Menu MPV Bekas Rp 70 Jutaan di Balai Lelang, Ada Calya, Sigra Sampai Innova

Ilustrasi kecelakaanautoaccident.com Ilustrasi kecelakaan

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia ( SDCI) Sony Susmana mengatakan, memang benar jika rata-rata kecelakaan yang melibatkan sepeda motor, maka risiko cedera terbesar ada pada pembonceng.

“Pasti korbannya lebih fatal yang dibonceng, karena rata-rata yang dibonceng tidak siap, tidak melihat (situasi di depan) dan kurang waspada,” katanya kepada Kompas.com, Jumat (27/11/2020).

Sementara, Sony menambahkan, pengemudinya akan lebih siap karena posisinya berada di depan dan dialah yang mengarahkan kendaraannya.

Baca juga: Pelajar Bawa Motor ke Sekolah Tanpa SIM, Ini Sanksinya

“Pengemudi yang di depan kan yang mengarahkan motornya jadi sudah memperhitungkan risikonya. Walaupun tetap punya risiko,” ujar Sony.

Untuk itu, Sony menyarankan, jika seseorang berada di posisi sebagai pembonceng agar tidak lengah selama perjalanan.

“Idealnya tetap memantau kondisi di depannya, jadi ada persiapan kalau emergency. Jangan pernah lengah atau terlalu percaya dengan rider,” ucapnya.

Dua warga mengendarai sepeda motor secara berboncengan melintasi jalan raya di kota Dhaka, Bangladesh.AFP / FARJANA K. GODHULY Dua warga mengendarai sepeda motor secara berboncengan melintasi jalan raya di kota Dhaka, Bangladesh.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X