Tabrak Belakang, Kecelakaan yang Sering Terjadi di Tol Cipali

Kompas.com - 27/11/2020, 18:33 WIB
Astra Tol Cipali Kampanye Bulan Keselamatan Berkendara Astra Tol CipaliAstra Tol Cipali Kampanye Bulan Keselamatan Berkendara

 

SUBANG, KOMPAS.com - Berstatus sebagai salah satu ruas tol terpanjang di Indonesia, Tol Cipali tercatat melewati lima kabupaten dan membentang sejauh 116 kilometer. Kontur jalan yang disajikan juga cenderung lurus dan minim jalan menanjak atau menurun.

Situasi ini kerap dimanfaatkan banyak pengendara dengan memacu kendaraannya pada kecepatan tinggi. Bahkan tak hanya mobil pribadi, kendaraan besar seperti bus seakan menjadikan Tol Cipali sebagai lintasan balap dipacu dengan kecepatan tinggi.

"Banyak bus-bus AKAP berkecepatan tinggi yang melintas di Tol Cipali. Catatan kami, bahkan ada bus yang sampai dipacu dengan kecepatan 130 kpj. Ini sangat berbahaya buat kendaraan dengan dimensi besar ataupun kecil," jelas Agung Prasetyo Direktur Operasi Astra Tol Cipali, Kamis (26/11/2020).

Baca juga: Razia Batas Kecepatan Pakai Speed Gun di Tol Cipali

Agung melanjutkan, banyak kasus kecelakaan yang terjadi di Tol Cipali adalah kasus tabrak belakang. Contohnya, mobil pribadi atau bus yang menabrak truk dari belakang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Razia batas kecepatan menggunakan speed gun di Tol CipaliAstra Tol Cipali Razia batas kecepatan menggunakan speed gun di Tol Cipali

"Kenapa ini sering terjadi, karena gap kecepatan antara bus atau mobil pribadi dengan truk sangat tinggi. Truk hanya melaju dengan kecepatan 30 kpj, sementara bus atau mobil bisa sampai 130 kpj, hingga terjadilah kecelakaan karena pengemudi tidak siap ketika menghadapi truk yang berjalan lambat," lanjut Agung.

Baca juga: Astra Tol Cipali Siap Hadapi Libur Natal dan Akhir Tahun

Untuk itu sebagai pengelola, Astra Tol Cipali menggandeng jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat, gencar melakukan razia batas kecepatan dengan menggunakan speed gun.

"Razia batas kecepatan ini bukan hanya mencari kendaraan yang melewati angka maksimal yakni 100 kpj, tapi kendaraan yang juga terlalu lambat dimana angka kecepatan minimal di jalan bebas hambatan adalah 60 kpj," lanjut Agung.

Dengan begitu diharapkan bila pengendara sudah banyak yang memahami aturan kecepatan maksimal dan minimal, angka kecelakaan di Tol Cipali bisa semakin dimiminalisir.

 Ilustrasi Tol Cipali saat dipakai pemudik musim lebaran 2019KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Ilustrasi Tol Cipali saat dipakai pemudik musim lebaran 2019

Kemacetan

Agung juga menjelaskan soal prediksi kemacetan yang akan terjadi di Tol Cipali, pada saat musim liburan Natal dan Tahun baru, Desember mendatang.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X