Hyundai Indonesia Mulai Produksi Mobil Listrik di 2022

Kompas.com - 16/11/2020, 18:31 WIB
Ilustrasi Hyundai Ioniq KOMPAS.com/RulyIlustrasi Hyundai Ioniq
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Hyundai menargetkan mampu menyelesaikan pembangunan pabrik mobil di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat pada tahun depan. Kini, prosesnya sudah mencapai 65 persen.

Setelah itu, perusahaan otomotif asal Korea Selatan tersebut bakal memulai langkah produksi kendaraan bermotor roda empat yang cocok untuk pasar Indonesia satu tahun setelahnya atau 2022, termasuk mobil listrik.

"Jadi sesuai rencana pertama, akhir tahun depan bisa mulai produksi mobil lokal Hyundai dan tahun 2022 mulai proses produksi mobil listrik di Indonesia," kata Wakil Presiden Hyundai Motor Asia Pasifik Lee Kang Hyun dalam konferensi pers West Java Investment Summit, Senin (16/11/2020).

Baca juga: Elektrifikasi Picu Persaingan Ketat Industri Otomotif Indonesia

Ilustrasi pemanfaatan SPKLU di PLN menggunakan Hyundai IoniqKOMPAS.com/Ruly Ilustrasi pemanfaatan SPKLU di PLN menggunakan Hyundai Ioniq

Lee menyebut, realisasi dari total investasi yang digelontorkan mencapai Rp 19,3 triliun itu dapat terwujud meski di tengah pandemi virus corona alias Covid-19 atas dukungan pemerintah.

Adapun dukungan yang dimaksud ialah pemberian kemudahan investasi dan realisasinya baik secara fiskal maupun non-fiskal serta kerja sama dengan Pemerintahan dalam upaya mendorong ekosistem kendaraan listrik.

"Hyundai Motors sudah mulai membangun pabrik di Delta Mas Cikarang walaupun dalam Covid-19 dengan dukungan penuh dari gubernur dan dukungan dari menteri-menteri yang bersangkutan, jadi sudah 65 persen menyelesaikan," ucap Lee.

"Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sudah belanja mobil listrik pertama di Indonesia, saya berterima kasih. Ini memang bisa jadi kerja sama antara swasta dan government, bisa memperkenalkan mobil listrik kepada umum dan negara," lanjut Lee.

Baca juga: Serius Garap Mobil Listrik, Jokowi Utus Tim Khusus untuk Bertemu Tesla

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan pengoperasian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) PT PLN (Persero) yang berlokasi di Area Parkir Timur Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (2/11/2020).Humas Pemprov Jabar Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan pengoperasian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) PT PLN (Persero) yang berlokasi di Area Parkir Timur Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (2/11/2020).

Sebelumnya, pada awal November lalu Ridwan Kamil sudah menyatakan pihaknya tengah menyiapkan regulasi terkait penggunaan kendaraan listrik sebagai kendaraan dinas Pemprov Jabar mulai awal 2021, termasuk untuk gubernur dan wakil gubernur.

Jika terealisasi sebagaimana yang diharapkan, Jawa Barat akan menjadi provinsi pertama yang mewajibkan kendaraan listrik sebagai kendaraan dinas.

Selain itu Ridwan Kamil juga berencana utnuk membeli Ioniq Electric, hatchback bertenaga listrik murni yang pernah dia jajal sendiri ke Garut dan tanjakan Nagreg, Jabar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X