Bikers, Begini Teknik Mengerem pada Kecepatan Tinggi

Kompas.com - 05/11/2020, 11:22 WIB
Ilustrasi berkendara atau riding. Dok. ShutterstockIlustrasi berkendara atau riding.

JAKARTA, KOMPAS.com - Setiap orang bisa memacu motornya dengan kecepatan tinggi. Tapi, tidak semuanya bisa melakukan pengereman dengan baik dan benar saat motor melaju kencang.

Bicara soal fungsi rem, terkadang pola pikir seseorang beranggapan bahwa fungsi dari rem itu adalah untuk memberhentikan kendaraan. Namun, justru fungsi yang sebenarnya untuk memperlambat laju kendaraan.

Baca juga: Tekanan Udara Ban Dikurangi, Meningkatkan Pengereman di Jalan Basah?

Ada beberapa teknik pengereman yang baik dan benar untuk menjaga keselamatan. Apalagi ketika melakukan pengereman dalam kecepatan tinggi.

Ilustrasi berkendaraOtomania/Setyo Adi Ilustrasi berkendara

Ludhy Kusuma, Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora (DAM), mengatakan, banyak yang belum mengetahui bagaimana teknik pengereman yang efektif dan maksimal.

"Sehingga terkadang pengendara sepeda motor di saat menemukan potensi bahaya mendadak langsung menggunakan rem dalam kecepatan tinggi, karena biasanya mereka panik dan itu berpotensi memunculkan bahaya atau kecelakaan," ujar Ludhy, dalam keterangan resminya.

Ludhy menambahkan, saat menggunakan rem, bukan sekadar menarik tuas atau menekan pedal saja, tetapi ada caranya, terutama dalam kecepatan tinggi. Efektifnya, saat melakukan pengereman kita usahakan untuk rileks dan tidak panik.

Baca juga: Cara Hindari Celaka, Jangan Sepelekan Jarak Pengereman

"Setelah itu, pengendara harus memahami langkah-langkah pengereman yang aman mulai dari menutup putaran gas, kemudian menarik tuas rem depan dan belakang harus dilakukan secara bersamaan, serta tidak disarankan hanya menggunakan salah satu rem," kata Ludhy.

Ludhy mengingatkan, posisi jari tangan juga wajib diperhatikan. Tidak semua jari bisa menggenggam tuas rem, karena ini menyangkut situasi dan kondisi.

"Di saat pengereman darurat, butuh pengereman yang maksimal dan itu lebih efektif apabila kita menggunakan empat jari sekaligus agar titik berhentinya lebih dekat dan maksimal," ujar Ludhy.

Menurut Ludhy, pada dasarnya untuk motor matik, bebek, dan sport sama saja tahapannya. Akan tetapi untuk motor bebek dan sport masih bisa dilakukan bersamaan dengan engine brake agar pengereman lebih maksimal lagi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X