Kompas.com - 26/10/2020, 09:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Eropa dikabarkan sedang menghadapi gelombang kedua pandemi virus corona. Beberapa negara terpaksa memberlakukan peraturan ketat dan status darurat, termasuk di antaranya Spanyol dan Portugal.

Kedua negara ini masih akan menjadi tuan rumah MotoGP. Meski demikian, CEO Dorna Sports Carmelo Ezpelata mengatakan, kondisi tersebut tidak berdampak pada penyelenggaraan MotoGP.

Baca juga: Hasil Klasemen MotoGP 2020, Joan Mir Menjauh dari Quartararo

"Saat ini tidak ada yang berubah, status waspada di Spanyol, pada prinsipnya, tidak mengubah situasi kami," ujar Ezpelata, dikutip dari GPone.com.

Stefan Bradl saat berlaga di MotoGP Le Mans. (Photo by JEAN-FRANCOIS MONIER / AFP)JEAN-FRANCOIS MONIER Stefan Bradl saat berlaga di MotoGP Le Mans. (Photo by JEAN-FRANCOIS MONIER / AFP)

Ezpelata menambahkan, pihaknya bekerja hanya selama balapan. Jika ada pembatasan pergerakan mulai pukul 22.00 hingga pagi, maka situasi tersebut tidak berpengaruh. Untuk saat ini, MotoGP masih bisa dilanjutkan.

"Bagaimana pun, kami berhubungan dekat dengan pihak berwenang di setiap tempat, dan untuk sekarang ini kami tidak mendapat informasi apa pun tentang itu," kata Ezpelata.

Baca juga: Hasil MotoGP Teruel 2020, Morbidelli Juara, Duo Suzuki Podium Lagi

Terlepas dari hal tersebut, Ezpelata juga kembali meyakinkan bahwa situasi di paddock dalam kendali. Meskipun, sudah ada beberapa kasus positif Covid-19 yang dialami beberapa pekerja dan pebalap.

"Hal yang terpenting adalah melalui tes yang kami lakukan, kami mampu mengendalikan semuanya dan mengetahui seperti apa situasinya," ujar Ezpelata.

Sejauh ini, belum ada tanda-tanda dua seri di Valencia dan satu seri di Portugal harus ditunda atau dibatalkan. Semuanya masih berjalan sesuai jadwal yang sudah ditetapkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.