Defogger yang Rusak Harus Ganti Satu Set Kaca Belakang

Kompas.com - 15/10/2020, 10:22 WIB
Defogger kaca belakang efektif menghalau embun saat hujan     knowhow.napaonline.comDefogger kaca belakang efektif menghalau embun saat hujan

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada dasarnya defogger atau anti- embun pada kaca mobil merupakan komponen yang jarang sekali mengalami kerusakan. Sistem penghangat kaca belakang ini juga tidak membutuhkan perawatan secara berkala seperti komponen yang lainnya.

Hanya saja, jika terjadi kerusakan pada penghilang tersebut akan sulit untuk dilakukan perbaikan. Hal itu mengingat defogger berupa elemen yang menempel pada kaca bagian belakang.

Apabila sudah ada yang putus, maka akan sulit sekali untuk menyambungnya kembali. Meskipun bisa, hasilnya tidak akan sempurna seperti semula.

Baca juga: Berkendara Saat Hujan, Simak Tips Berikut agar Terhindar dari Kecelakaan

Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak Suparna mengatakan, meski kasus kerusakan defogger sangat jarang terjadi, namun bukan berarti komponen tersebut tidak bisa alami kerusakan.

Kerusakan tersebut bisa disebabkan karena pemilik mobil yang kurang berhati-hati saat membersihkan defogger.

Soket defogger kaca belakang jangan sampai basah saat membersihkannya karena rawan konslet.taurusclub.com Soket defogger kaca belakang jangan sampai basah saat membersihkannya karena rawan konslet.

“Kalau memang ingin membersihkan sebaiknya hati-hati, jangan sampai menggunakan cairan pembersih yang justru bisa menyebabkan elemen defogger menjadi korosi,” ujar Suparna kepada Kompas.com.

Sebab, ketika itu dilakukan bukan tidak mungkin elemen bisa terputus dan membuat defogger tidak berfungsi optimal.

Baca juga: Mobil Rusak Karena Aksi Unjuk Rasa, Bisa Klaim Asuransi?

“Jika kerusakan yang terjadi di bagian tengah mungkin defogger masih bisa digunakan, tapi kalau yang rusak atau putus di bagian yang mengalirkan arus defogger bisa tidak berfungsi,” kata Suparna.

Lebih lanjut lagi Suparna menjelaskan, jika defogger sudah rusak maka tidak bisa diganti. Hal ini dikarenakan perangkat defogger tidak dijual sehingga harus melakukan penggantian satu set dengan kaca bagian belakang.

“Kalau rusak total tidak bisa diperbaiki, harus ganti satu set dengan kacanya, karena part-nya tidak tersedia,” tuturnya.

Untuk itu, Suparna menyarankan agar defogger digunakan saat benar-benar dibutuhkan saja yaitu ketika memang ada embun yang menempel pada kaca belakang mobil.

“Jangan lupa sampai segera matikan defogger, jika memang embun yang menempel pada kaca mobil sudah hilang,” paparnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X