Kompas.com - 09/10/2020, 12:50 WIB
Pertamina Grup berharap dapat tumbuh menjadi perusahaan berkelas dunia yang bersih, transparan, dan berintegritas. (DOK. Pertamina) Pertamina Grup berharap dapat tumbuh menjadi perusahaan berkelas dunia yang bersih, transparan, dan berintegritas. (DOK. Pertamina)
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) III, memastikan bila operasional penyaluran bahan bakar minyak dalam status kondusif menyusul adanya aksi demo penolakan UU Cipta Kerja pada Kamis (8/10/2020).

Unit Manager Communication Relations &a CSR MOR III Eko Kristiawan menjelaskan, wilayah MOR III melingkupi DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat memiliki beberapa terminal BBM.

Pada wilayah Jabodetabek, kebutuhan energi ini disuplai dari Integrated Terminal Jakarta Group.

Namun demikian, apabila diperlukan perseroan bisa melakukan alih suplai dari Fuel Terminal lainnya seperti Tanjung Gerem dan Tanjung Sekong, Bandung Group dan Balongan, Jawa Barat.

Baca juga: Sempat Terhenti Karena Demo, Bus Transjakarta Kembali Beroperasi

Ilustrasi SPBU PertaminaPertamina Ilustrasi SPBU Pertamina

"Kami senantiasa berkoordinasi sehingga fasilitas distribusi Pertamina di wilayah Jawa bagian Barat dapat menopang kebutuhan masyarakat," kata Eko dalam keterangan resminya, Jumat (9/10/2020).

Menurut Eko, pihaknya juga meningkatkan aspek keselamatan dan keamanan kerja pada operasional SPBU. Ketika terjadi kerusahan demo pada Kamis (8/10/2020), Pertamina menghentinkan operasional SPBU 34.11104 yang ada di Hayam Wuruk, Jakarta Barat.

Untuk pengguna kendaraan bermotor yang melintas di area sana masih bisa memperoleh BBM di beberapa SPBU alternatif terdekat, yakni di Jalan KH Zainul Arifin, Jalan Sawah Besar, Jalan H Samanhudi, dan di Jalan Mangga Besar.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Tangki Bensin pada Mobil Wajib Dikuras Rutin?

Petugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Petugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19.

Tak hanya di Jakarta Barat saja, SBPU 34.17536 yang berada di Jalan Raya Fatahilah Kebupaten Bekasi juga ikut dihentikan sementara operasionalnya. Sebagai alternatif, masyarakat masih bisa melakukan pengisian BBM di dua SPBU yang terletak di Jalan Raya Fatahilah dan Iman Bonjol.

"Pertamina akan mengoperasikan kembali SPBU tersebut sewaktu-waktu jika kusara telah kembali kondusif," kata Eko.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.