Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sama Bahayanya, Mengemudikan Mobil Sambil Merokok Juga Harus Dilarang

Kompas.com - 06/10/2020, 12:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Larangan terhadap mengendarai sepeda motor sambil merokok sudah diberlakukan. Sebab, dinilai dapat membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lain.

Namun, sebenarnya jika bicara masalah keamanan berkendara, menyetir sambil merokok juga sama bahayanya. Pasalnya, aktivitas tersebut juga berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Baca juga: Etika Naik Motor di Jalan, Jangan Merokok dan Meludah Sembarangan

Budiyanto, pengamat transportasi, mengatakan, merokok termasuk perilaku atau situasi yang dapat mengurangi konsentrasi pengemudi atau dapat memengaruhi kemampuan dalam mengemudikan kendaraan.

Sejumlah petugas dari Dinas Perhubungan Kota Surabaya melakukan sosialisasi larangan merokok saat berkendara di depan Graha Wismilak, Surabaya, Selasa (9/4/2019).Dishub Surabaya Sejumlah petugas dari Dinas Perhubungan Kota Surabaya melakukan sosialisasi larangan merokok saat berkendara di depan Graha Wismilak, Surabaya, Selasa (9/4/2019).

"Merokok sambil mengemudikan kendaraan termasuk perilaku yang cukup membahayakan keselamatan, baik untuk diri sendiri maupun orang lain, termasuk dampak lainnya," kata Budiyanto kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Menurut dia, setiap kejadian kecelakaan pada umumnya diawali dari pelanggaran lalu lintas. Faktor human error sebagai salah satu penyebab yang cukup dominan terjadinya kecelakaan lalu lintas, di samping faktor-faktor penyebab lainnya, seperti kendaraan, jalan, kondisi cuaca, dan lingkungan.

"Kalau hanya akan diberlakukan untuk pengendara sepeda motor kurang komprehensif. Seharusnya rencana pelarangan merokok diberlakukan untuk seluruh pengemudi kendaraan bermotor, baik itu sepeda motor, mobil penumpang, mobil barang, dan sebagainya," ujar Budiyanto.

Baca juga: Ini Efeknya jika Sering Merokok Dalam Kabin Mobil

Namun, Budiyanto menambahkan, pemerintah perlu melakukan kajian lebih dalam dari beberapa aspek sebelum rencana tersebut digulirkan, antara lain yuridis, keamanan, sosial, dan ekonomi.

"Perlunya sosialisasi ke masyarakat dengan alokasi waktu yang cukup dalam rangka untuk memberikan pemahaman tentang pelarangan tersebut karena dengan merokok pada saat mengemudikan kendaraan bermotor akan mengganggu konsentrasi dan berpotensi terjadinya kecelakaan," kata Budiyanto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com