Ini Bahayanya Mengendarai Sepeda Motor Sambil Merokok

Kompas.com - 06/10/2020, 12:01 WIB
Sejumlah petugas dari Dinas Perhubungan Kota Surabaya melakukan sosialisasi larangan merokok saat berkendara di depan Graha Wismilak, Surabaya, Selasa (9/4/2019). Dishub SurabayaSejumlah petugas dari Dinas Perhubungan Kota Surabaya melakukan sosialisasi larangan merokok saat berkendara di depan Graha Wismilak, Surabaya, Selasa (9/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak orang yang sulit untuk menahan kebiasaan merokok. Saking sukitnya, bahkan saat mengendarai sepeda motor pun masih ada sebagian orang yang melakukannya sambil merokok.

Artinya, masih ada sebagian perokok yang mengabaikan adanya bahaya yang mengintai di balik aktivitas tersebut. Padahal, jika diperhatikan, akibatnya bisa sangat fatal.

Baca juga: Etika Naik Motor di Jalan, Jangan Merokok dan Meludah Sembarangan

Marcell Kurniawan, Training Director The Real Driving Center, mengatakan, bara api dari rokok yang menyala memiliki potensi bahaya. Bara api atau abu bisa terembus angin dan mengenai pengguna jalan yang di belakangnya.

Ilustrasi seorang pengendara motor yang sedang merokok. Perilaku ini sebenarnya dilarang karena dapat membahayakan pengendara lainnya.TMC Polda Metro Jaya Ilustrasi seorang pengendara motor yang sedang merokok. Perilaku ini sebenarnya dilarang karena dapat membahayakan pengendara lainnya.

“Pengendara yang merokok bisa membahayakan orang lain yang ada di belakangnya, seperti bara apinya dapat terbang ke belakang dan mengenai mata pengendara lain,” ujar Marcell, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Selain melukai pengguna jalan lain, merokok sambil mengendarai motor juga tentunya dapat memicu kecelakaan lalu lintas. Bahkan, bisa menyebabkan kehilangan nyawa jika sampai terjadi kecelakaan.

Baca juga: Ini Efeknya jika Sering Merokok Dalam Kabin Mobil

Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant, mengatakan, pemotor yang merokok saat berkendara tidak akan maksimal saat memegang handle grip.

"Pengendara juga jadi tidak fokus karena pengamatan terbagi ke rokoknya. Hal ini menyebakan perilaku defensive atau safety riding berupa manuver, seperti menghindari objek di depan akan sulit dilakukan," kata Sony.

Sony menambahkan, jalan raya merupakan fasilitas publik bukan milik sendiri. Maka itu, jika pemotor ingin merokok, cari lokasi yang diperbolehkan untuk melakukannya, bukan saat berkendara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X