Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 03/10/2020, 11:21 WIB
Penulis Ari Purnomo
|

“Kita dapat melihat ini secara langsung tanpa membongkar rem cakram tersebut,” ujarnya.

Dengan cara itu akan bisa diketahui kondisi kampas rem apakah perlu dilakukan penggantian atau masih bisa digunakan.

Sedangkan, Reza menambahkan, untuk batas keausan kampas pada rem tromol yakni dengan melihat tanda yang ada pada bagian tromol.

“Mengeceknya bisa dengan melihat tanda segitiga pada panel rem tromol dan tanda panah pada tuas rem, apabila saat menarik rem tromol tanda segitiga dan tanda panah tersebut hampir bertemu/segaris, maka segera lakukan penggantian kampas rem tromol tersebut,” ucapnya.

Reza juga menyarankan, saat melakukan penggantian sepatu rem sebaiknya menggunakan yang asli. Jika menggunakan perangkat yang tidak asli jelas akan berbeda saat digunakan dan bukan tidak mungkin akan mengganggu kenyamanan.

“Gunakan kampas rem yang original dari pabrik pembuatnya agar terjamin kualitasnya,” tuturnya.

Kepala bengkel dari Yamaha Mekar Motor Cibinong Mamal Syahrudin juga menyarankan menggunakan komponen orisinal.

Hal ini karena jika menggunakan suku cadang yang tidak asli bisa menyebabkan beberapa efek, seperti berkurangnya kemampuan pengereman.

Baca juga: SIM Bisa Gantikan KTP Saat Bayar Pajak Kendaraan, Ini Syaratnya

“Ketika menggunakan kampas rem KW, efeknya yang pertama yaitu kemampuan pengereman dari motor akan berkurang atau kurang pakem. Ini berbahaya saat kondisi darurat,” kata Mamal.

Efek yang kedua, lanjut Mamal, yaitu tromol atau cakram justru bisa rusak karena penggunaan kampas yang tidak orisinal.

Pasalnya, bahan baku yang digunakan pada kampas rem KW, biasanya lebih keras atau berbeda standar dibanding yang asli.

“Efek yang terakhir yaitu rem akan cepat panas dan menimbulkan hilangnya daya pengereman secara terus menerus atau disebut dengan istilah fading,” ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.