Alasan Kendaraan Operasional Tambang Mayoritas Berkelir Putih?

Kompas.com - 03/10/2020, 08:42 WIB
Pikap kabin ganda Darmawan SaputraPikap kabin ganda

JAKARTA, KOMPAS.com – Area tambang merupakan lokasi yang dipenuhi dengan berbagai macam kendaraan, mulai dari yang sangat besar seperti dump truk maupun kecil seperti pikap kabin ganda.

Kendaraan kecil ini bukan hanya pikap kabin ganda, tetapi ada juga bus karyawan. Biasanya untuk kendaraan kecil yang ada di area tambang memiliki warna putih. Padahal jika dilihat areanya, warna putih lebih mudah terlihat kotor.

Lalu mengapa kendaraan operasional tambang yang kecil mayortias menggunakan kelir putih?

Baca juga: PO Bus AKAP Ini Punya Standar Seperti Pesawat, Ada Pramugari Juga

Bus karyawan tambangKaroseri Laksana Bus karyawan tambang

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia, Sony Susmana mengatakan, warna putih dipilih karena di area tambang sangat mengutamakan safety atau keselamatan.

“Di area tambang butuh kewaspadaan yang tinggi, salah satunya dengan menggunakan warna mobil yang cerah agar mudah terlihat oleh alat berat dan truk yang memiliki blind spot yang besar,” kata Sony kepada Kompas.com, Jumat (2/10/2020).

Selain kelirnya yang putih, Sony mengatakan kalau ada tambahan seperti stiker pemantul cahaya di sekeliling kendaraan. Selain itu ada juga yang dipasangi dengan buggy whip di bagian depan mobil agar semakin mudah terlihat oleh kendaraan yang tinggi.

Baca juga: Harga MPV Murah Awal Oktober, Paling Murah Rp 80 Jutaan

“Untuk reflektornya sendiri, ada yang warna hitam kuning atau kuning saja. Warna kuning dan hitam ini lebih menangkap mata yang melihatnya,” ucap Sony.

Jadi jika kendaraan operasional dipasang reflektor hitam dan kuning, mobil atau bus jadi mudah terlihat. Tetapi pemasangannya tidak perlu besar, cukup lima persen dari luas bidang kendaraannya. Untuk pemasangan stiker ini juga menyesuaikan.

“Pemasangan stiker ini disesuaikan dengan kondisi lingkungan, kendaraan yang bersinggungan di area kerja, kebijakan dan kesepakatan perusahaan. Karena ini juga bisa dijadikan identitas area kerjanya,” kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.