Berkaca dari Kesialan Miller, Bagnaia Minta Aturan Baru untuk Tear-Off

Kompas.com - 25/09/2020, 07:42 WIB
Filter udara motor Jack Miller menghisap tear off atau lapisan kaca helm milik Fabio Quartararo. Filter udara motor Jack Miller menghisap tear off atau lapisan kaca helm milik Fabio Quartararo.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tiap helm pebalap MotoGP dilengkapi dengan tear-off, yakni lapisan pelindung kaca helm dari plastik.

Pebalap akan melepasnya jika menurutnya lapisan tersebut sudah kotor atau mengganggu visibilitas.

Hingga saat ini, pebalap masih diperbolehkan membuang tear-off di mana pun ketika sedang balapan. Sayangnya, belum lama ini tindakan tersebut berbuah kesialan pada Jack Miller.

Baca juga: Motor Jack Miller Mogok karena Kemasukan Lapisan Kaca Helm Quartararo

Saat balapan di MotoGP Emilia Romagna, Miller tidak bisa menyelesaikan balapan. Dia harus kembali ke pit karena motornya bermasalah.

Filter udara motor Jack Miller menghisap tear off atau lapisan kaca helm milik Fabio Quartararo.Foto: Instagram Jack Miller Filter udara motor Jack Miller menghisap tear off atau lapisan kaca helm milik Fabio Quartararo.

Ternyata, ditemukan tear-off milik Fabio Quartararo yang terhisap ke dalam filter udara. Sehingga, mesin tidak dapat bekerja secara maksimal.

Rekan setimnya, Francesco Bagnaia mengatakan, tidak adil bagi Miller kehilangan poin karena insiden seperti itu. Menurutnya, perlu dibuat aturan khusus mengenai tear-off.

Baca juga: Seperti Pebalap, Perlukah Pakai Tear Off buat Helm Harian?

"Menurut saya, tidak mungkin membersihkan trek setiap saat selama kualifikasi atau latihan. Mustahil karena ada pebalap di setiap bagian sirkuit," ujar Bagnaia, dikutip dari Motorsport.com.

Bagnaia menambahkan, mungkin saat balapan penting untuk membuat hukum yang mengatakan pebalap boleh membuang tear-off di suatu bagian sirkuit.

Helm-helm yang ingin berpartisipasi dalam MotoGP harus memenuhi kualifikasi minimum.istimewa Helm-helm yang ingin berpartisipasi dalam MotoGP harus memenuhi kualifikasi minimum.

Pebalap tim satelit Ducati itu memberi contoh seperti di trek lurus. Dengan begitu, petugas sirkuit alias marshal bisa membersihkannya lebih baik dan hanya di bagian sirkuit itu saja.

"Tapi, saya tidak tahu pasti, penting untuk mengatakan ini. Sebab, Jack tidak cukup cepat untuk memenangi balapan, tapi untuk masuk di tujuh besar. Dia sedang bersaing untuk gelar juara dunia," kata Bagnaia.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X